

Pelaku FK dan CH tak berkutik ketika didudukkan beserta barang bukti ganja dan ratusan amunisi usai digrebek di Sentani, Kamis (16/2)
JAYAPURA – Berawal dari pengungkapan kasus narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua justru berhasil mengamankan ratusan butir peluru yang disimpan oleh seorang pemuda berinisial FK (34). Tak hanya FK, polisi terlebih dahulu mengamankan CH (35) karena kedapatan membawa ganja.
FK diamankan disalah satu rumah kos di Jl Baru Sentani dan disini ditemukan 1 (Satu) buah Magazine Senjata SS-1 berisi 85 butir peluru hampa, 6 butir peluru tajam senjata jenis Moser, 11 butir peluru tajam ukuran 5-56 mm dan 1 buah gelang bergambar Bintang Kejora.
“Kedua Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba guna proses lebih lanjut,” kata Dir Narkoba, Kombes Pol Alfian, Sabtu (18/2).
Diakui bahwa target awal timnya adalah barang bukti ganja namun ternyata ada barang bukti lain yakni amunisi. Untuk narkoba jenis ganja yang ditemukan sebanyak 8 bungkus plastik bening berukuran besar berisikan ganja, 8 karung ukuran 10 kg merk Root Rice berisikan ganja.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny menyampaikan bahwa ada dua pelaku yang diamankan yakni CH dan FK yang dimana salah satunya merupakan warga negara PNG.
Kabid Humas mengatakan bahwa kedua pelaku diamankan di dua tempat yang berbeda dimana CH diamankan di Jalan Lingkaran Abe Tanah Hitam Abepura sedangkan FK di Jalan Pasar Baru, Kabupaten Jayapura. “Semuanya sudah ditangani Dit Narkoba dan soal amunisi pastinya akan dikembangkan juga,” tutup Kabid Humas. (ade/gin)
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…