Categories: BERITA UTAMA

Naik Kapal Laut, Penumpang Wajib Rapid Antigen

RAPID ANTIGEN: Petugas Karantina Kesehatan Jayapura, saat memeriksa surat rapid antigen dari para calon penumpang KM Labobar di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Senin (18/1). ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Dengan semakin tingginya angka kasus Covid-19 di Papua, persyaratan bagi calon penumpang yang hendak bepergian menggunakan kapal laut mengalami perubahan.

Bila sebelumnya calon penumpang yang sudah mengantongi hasil rapid test antibodi non reaktif sudah diizinkan naik ke atas kapal, namun saat ini calon penumpang wajib memiliki surat keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif/non reaktif.

Dari pantauan Cenderawasih Pos di Pelabuhan Jayapura, Senin (18/1) kemarin, satu persatu calon penumpang KM Labobar wajib memiliki melakukan surat keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif/non reaktif.

Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jayapura terlihat memeriksa satu persatu surat keterangan rapid test antigen setiap calon penumpang. 

Selain itu, bagi penumpang yang tidak memiliki kartu kewaspadaan atau Health Alert Card (Hac) yang dapat diunduh melalui aplikasi electronic Health Alert Card (eHac), untuk mengisi biodata telah disiapkan kartu kuning yang diisi secara manual oleh para petugas kesehatan di pelabuhan.

“Tidak menerima rapid anti body lagi. Sekarang kami menerima rapid antigen,” kata salah satu petugas Karantina Kesehatan Jayapura, DessyPai Man kepada salah satu calon penumpang Kapal Labobar di Pelabuhan Jayapura, Senin (18/1).

Menurut Dessy, saat ini pandemi Covid-19 semakin tinggi di wilayah Papua, sehingga pihaknya memberlakukan dilakukan rapid antigen kepada setiap calon penumpang yang hendak berangkat menggunakan kapal laut.

“Covid-19 agak tinggi, sehingga kami tidak berlakukan rapid anti body. Kami hanya menerima rapid antigen dan ini berlaku bagi semua penumpang yang berpergian antar kabupaten/kota di Papua. Rapid antigen ini hanya berlaku 3 kali 24 jam atau hanya berlaku 3 hari,” tutupnya.

Sementara itu, Paulinus Baru salah seorang calon penumpang KM Labobar yang akan berlayar ke Manokwari mengatakan, sebelum membeli tiket dirinya telah melakukan rapid antigen di salah satu apotek di Jayapura.

“Berdasarkan hasil rapid antigen itu negatif, sehingga saya kemarin belum tiket dan hari ini berangkat dari Jayapura ke Manokwari mengikuti Kapal Labobar,” ujarnya sebelum naik kapal. (bet/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

15 hours ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

15 hours ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

16 hours ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

16 hours ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

17 hours ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

17 hours ago