Categories: BERITA UTAMA

Ungkap Korupsi Ratusan Miliar, Kejati Papua Diancam

“Banyak orang yang terusik dengan perkara yang kami tangani, sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk mengagalkan semua itu,” katanya.

Meski begitu kata Nixon, dengan ancaman-ancaman yang disampaikan di media sosial untuk menyudutkan institusi Kejaksaan Tinggi Papua dalam penanganan kasus korupsi, tidak akan menggoyahkan langkah mereka.

“Kami tidak akan mundur selangkah pun dalam penanganan kasus korupsi di Papua, bahkan sampai langit runtuh kami tetap tegakan hukum di tanah Papua. Itulah risiko memangku jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Hukum Kejaksaan Tinggi Papua,” tegasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Harga Komoditas Pertanian Mulai TurunHarga Komoditas Pertanian Mulai Turun

Harga Komoditas Pertanian Mulai Turun

Penjual komoditas Pertanian dan kios sembako di Pasar Pharaa Sentani, Sumarni, mengaku jika harga tomat…

11 hours ago

Wakil Presiden Direncanakan Buka FDS 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura fokus menyiapkan lokasi Festival Danau Sentani (FDS) di Khalkote Distrik Sentani Timur,…

12 hours ago

Bappeda Akan Tertibkan Pajak Reklame Berjalan Pada Taksi Online

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan PAD tidak hanya melalui penertiban pajak reklame di ruas-ruas…

13 hours ago

Kasus Jampidsus Jadi Perhatian Publik, Hakim Jaksa Jangan Nekad

Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…

14 hours ago

Dicurigai Ganja Jadi Logistic Funding untuk OPM

Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…

15 hours ago

Setelah BGN, Kini KMP yang Disinyalir Terjadi Markup Triliunan

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…

16 hours ago