Categories: BERITA UTAMA

Pemerintah Pusat Beri Sertifikat Tanah kepada Masyarakat OAP di Kampung Sawoi

JAKARTA-Pemerintah pusat telah memberikan sertifikat tanah seluas 699,7 hektare kepada masyarakat orang asli Papua (OAP) di Kampung Sawoi, Distrik Kemtuk, Kabupaten JayapuraPapua.

Dikutip dari Antara pada Minggu (17/12), Menteri ATR/BPN RI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pada awalnya, masyarakat ragu untuk mensertifikatkan tanah mereka.

Hal ini terjadi karena masyarakat khawatir akan kehilangan atau dicurinya tanah tersebut.

Namun, Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa tanah tersebut tidak akan hilang selama masih memiliki status tanah adat.

Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu membayar pajak tanah selama tanah tersebut masih memiliki status tanah adat.

“Meskipun ada keraguan, pihak kami meyakinkan bahwa tanah tersebut tetap aman selama masih memiliki status sebagai tanah adat,” ungkapnya.

Kemudian proses penerbitan sertifikat tanah akan dibantu oleh pemerintah daerah setempat.

Tanah yang telah disertifikatkan dapat dikelola oleh masyarakat sebagai lahan pertanian dengan nilai ekonomis tinggi.

Sebagai contoh, di Kampung Sawoi, tanah seluas 699,7 hektare telah disertifikatkan dan dikelola sebagai lokasi pertanian oleh 130 kepala keluarga.

Menurut Hadi Tjahjanto, pemberian sertifikat tanah ini merupakan langkah peningkatan dan kemajuan yang diambil oleh pemerintah.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian sertifikat tanah yang dapat dikelola dengan baik.

“Bagi saya, ini merupakan sebuah kemajuan dan peningkatan di mana pemerintah hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Peningkatan kesejahteraan ini dilakukan melalui pemberian sertifikat tanah yang dapat dikelola dengan efektif. (*)

Sumber: antaranews.com

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

8 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

11 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

13 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

14 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

15 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

16 hours ago