Categories: BERITA UTAMA

TPNPB Sebut TNI Telah Kuasai Kenyam

JAYAPURA – Aktifitas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di belantara hutan Papua nampaknya sedikit dikagetkan dengan seringnya pesawat Helikopter yang berkeliling melakukan patroli.

Kelompok TPNPB mengaku khawatir jika patroli ini masih terus dilakukan karena dikhawatirkan tidak hanya bisa memantau dari ketinggian tetapi juga membawa pasukan baru ke lokasi-lokasi mereka.

TPNPB sedikit keberatan mengingat sebelumnya pihaknya memiliki niat untuk membebaskan sandera Kapten Philips Mark Marthens namun kembali melakukan prank kepada publik. Heli yang berkeliaran ini juga dikhawatirkan akan melakukan serangan udara sehingga kelompok tersebut meminta agar publik mengeluarkan kecaman atas keberadaan heli yang sewaktu – waktu bisa melukai masyarakat sipil.

“Aparat militer sedang melakukan serangan udara ke markas TPNPB dengan menggunakan dua helikopter sejak pukul 03.00 WIT dan laporan ini disampaikan pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma,”  kata Juru Bicara TPNPB, Sebby Sembom, Senin (16/9).

Dan dalam laporan yang disampaikan oleh PIS TPNPB kepada Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB  menyebut jika TNI sedang mendrop pasukan dengan menggunakan helikopter militer ke Markas TPNPB dari Kenyam, Nduga dan kini Kenyam telah dikuasai oleh TNI.

Sebby justru menyalahkan dan menganggap bahwa pemerintah Indonesia tidak memiliki niat baik untuk mendukung upaya pembebasan sandera karena terus mengganggu dengan mendrop pasukan yang artinya hanya akan memperpanjang konflik.

“Kami mengecam upaya ini (patroli helikopter). TPNPB sedang berupaya menyerahkan proposal pembebasan sandera tapi malah dilakukan patroli udara,” tutup Sebby. (ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: TNITPNPB

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

16 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

17 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago