“Berdasarkan laporan dari lapangan, hingga saat ini situasi belum normal. Operasi militer dilaporkan masih berlangsung, mengakibatkan korban jiwa, ketakutan, dan trauma. Banyak warga sipil telah mengungsi dan mencari perlindungan,” beber Markus.
Menyikapi situasi ini, ULMWP menyerukan kepada rakyat Papua untuk selalu menjaga dan menyelamatkan diri kapan pun dan di mana pun berada. Rakyat Papua tidak boleh terprovokasi dengan mudah dan tidak boleh percaya kepada pihak mana pun.
“Kami menyerukan kepada para pemimpin Melanesia, Pasifik, hingga komunitas internasional untuk menggalang dukungan solidaritas dalam menghadapi tragedi krisis kemanusiaan yang terus terjadi di Papua Barat. Kami mendesak Dewan HAM PBB untuk segera membentuk Tim Investigasi Independen atas situasi krisis dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Papua Barat,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…