“Berdasarkan laporan dari lapangan, hingga saat ini situasi belum normal. Operasi militer dilaporkan masih berlangsung, mengakibatkan korban jiwa, ketakutan, dan trauma. Banyak warga sipil telah mengungsi dan mencari perlindungan,” beber Markus.
Menyikapi situasi ini, ULMWP menyerukan kepada rakyat Papua untuk selalu menjaga dan menyelamatkan diri kapan pun dan di mana pun berada. Rakyat Papua tidak boleh terprovokasi dengan mudah dan tidak boleh percaya kepada pihak mana pun.
“Kami menyerukan kepada para pemimpin Melanesia, Pasifik, hingga komunitas internasional untuk menggalang dukungan solidaritas dalam menghadapi tragedi krisis kemanusiaan yang terus terjadi di Papua Barat. Kami mendesak Dewan HAM PBB untuk segera membentuk Tim Investigasi Independen atas situasi krisis dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Papua Barat,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…