

1-rumpon
JAYAPURA–Ratusan nelayan dari wilayah pesisir Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Senin (16/3). Aksi tersebut dipicu oleh penyitaan puluhan rumpon milik nelayan yang tersebar di perairan Jayapura hingga Demta, Kabupaten Jayapura.
Para nelayan menilai penyitaan rumpon dilakukan secara sepihak tanpa pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu kepada pemilik rumpon. Ini membuat mereka kesal bahkan marah. Salah satu pemilik rumpon di wilayah Jayapura, Ermina Aronggear, mengatakan penyitaan dilakukan secara tiba-tiba ketika para nelayan sedang melaut.
“Pembasmian rumpon ini sudah dilakukan sejak hari Senin sampai hari ini. Kami tidak tahu alasannya apa. Tiba-tiba ada kapal tanker merah datang ke laut lalu mengambil semua rumpon kami dan dibawa ke Dinas Perikanan Provinsi Papua,” ujar Ermina kepada wartawan.
Menurutnya, rumpon merupakan sumber utama mata pencaharian nelayan. Karena itu, tindakan penyitaan tersebut berdampak langsung terhadap kehidupan ekonomi mereka. “Kami nelayan ini hidup sudah susah. Mau makan saja setengah mati karena dapur kami ada di rumpon. Kalau rumpon sudah dipersulit begini, anak-anak kami tidak bisa sekolah dengan baik. Nelayan yang tinggal di rumah sewa juga tidak bisa bayar sewa,” katanya.
Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…