Categories: BERITA UTAMA

Ratusan Truk Dievakuasi dari Kubangan

Jalan Trans Jayapura -Wemena

#Disepakati Penutupan Jalan Sejak 27 Februari – 30 April 2023

JAYAPURA- Sempat terjebak di Jalan Trans-Papua Jayapura-Wamena, sekitar 400 truk telah berhasil dievakuasi hingga Kamis (16/3) kemarin. Adapun truk tersebut terjebak lantaran adanya kubangan besar yang tak bisa dilewati kendaraan sejak beberapa bulan terakhir.

“Per hari ini, sudah 100 persen ratusan truk sudah keluar dari delapan kubangan lokasi dimana kendaraan tersebut terjebak,” kata Kepala BPJN Wamena, Sefnat Kambu kepada wartawan, Jumat (17/3).

Sefnat menerangkan, proses evakuasi terhadap ratusan kendaraan tersebut mulai dilakukan oleh tiga penyedia jasa sejak tanggal 16 Februari 2023 dengan pembagian KM 416+830 – 428+830 akan ditangani oleh PT. Paesa dan PT. BSP sedangkan dari KM 428+830 – KM 441+830 akan ditangani oleh PT. AMU.

PT. Paesa sendiri kata Sefnat, menyiapkan 6 unit Excavator dan 3 unit Bulldozer yang disebar di tiga titik, PT. BSP menyiapkan 1 unit Excavator, 1 unit Bullldozer dan 1 unit Vibro Roller (Pemadat), serta PT. AMU menyiapkan 2 unit Excavator dan 1 unit Bulldozer.

“Hingga saat ini, sudah ada ratusan unit kendaraan dari arah Jayapura ke Wamena yang diloloskan. Serta 20 unit kendaraan dari Wamena ke arah Jayapura yang sudah diloloskan,” terangnya.

   Selain itu, telah dilakukan koordinasi dengan semua pihak baik PJ. Gubernur Papua Pegunungan, Bupati Yalimo, TNI-Polri serta Asosiasi/Koordinator Lajuran untuk penutupan jalan.

Disepakati penutupan jalan dilakukan dari tanggal 27 Februari 2023 hingga 30 April 2023 dengan evaluasi di tanggal 31 Maret apakah perlu diperpanjang atau tidak ke akhir April,” kata Sefnat.

  Terkait dengan penutupan jalan tersebut, Sefnat menyampaikan pihaknya diberi bantuan oleh TNI dari Korem 172/PWY untuk membantu penutupan melalui pos-pos penjagaan TNI sepanjang jalan Jayapura – Wamena. Dimulai dari Pos Km 76 hingga Pos akhir Benawa.

Dilakukan penebalan personil di Benawa untuk antisipasi kendaraan yang nekat akan tetap lewat, dengan penambahan personil sebanyak 25 orang yang sifatnya sementara dan akan dikembalikan jika jalan sudah siap untuk dibuka kembali.

  “Penutupan dilakukan hanya untuk truk-truk lajuran yang akan lewat dan dikecualikan untuk kendaraan masyarakat, kendaraan medis, serta kendaraan proyek dengan menyertakan tanda stiker/surat jalan dari perusahaan,” tuturnya.

  Sefnat juga menegaskan pihaknya belum pernah mengeluarkan surat lintas dari BPJN Wamena maupun pemerintah setempat. Sehingga itu, masyarakat pengguna jalan diminta memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk memperbaiki kubangan tersebut.

  Sementara itu, Sefnat menerangkan terkait dengan ada beberapa unit truk yang belum keluar dari lokasi dikarenakan adanya dua jembatan penghubung jalan Trans-Papua di Distrik (kecamatan) Abenaho yang dirusak warga. Hal ini dikarenakan mosi  tidak percaya KPU.

“Ada dua jembatan beli yang dirusak warga seminggu lalu, masa yang merasa surat suara mereka dikurangi sehingga melampiaskan kekecewaan mereka terhadap KPU dengan menutup akses jalan tersebut serta merusak jembatan,” terangnya.

  Terkait dengan keamanan di ruas jalan Jayapura-Wamena, pihaknya meminta masyarakat di sekitar badan ruas jalan Trans Papua Jayapura-Wamena untuk membantu dalam pengawalan pembangunan.

“Terkait isu isu yang beredar mohon dikoordinasikan antara kepala desa dan distrik, sehingga hal hal ini tidak berimbas kepada hal hal yang menimbulkan Kamtibmas dan memperlambat proses pekerjaan jalan,” pungkasnya. (fia)

newsportal

Recent Posts

Pura-pura Beli Susu, Hajar Pemilik Kios Hingga Tangan Patah

   Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…

5 hours ago

Pedagang Angkat Isu Pasar Dalam Torang Tanya Wali Kota Jawab

Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…

6 hours ago

Pemprov Papua Siapkan Sekolah Khusus di Empat Kabupaten

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…

7 hours ago

Soal Kasus di SMAN 4,  Sekolah Diminta Ambil Keputusan Tegas

  Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…

8 hours ago

Dinsos Pastikan Rumah Singgah Segera Beroperasi

Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…

8 hours ago

Tidak Pernah Direalisasikan, Warga Abe Pantai Malas Sampaikan Aspirasi

Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…

10 hours ago