Categories: BERITA UTAMA

Kalau Sudah Bikin Acara Adat tidak Bisa di Ganggu Gugat

WAMENA– Asosiasi Bupati Bupati sepegunungan Tengah Papua berterimakasih kepda 5 suku besar wilayah adat Welesi dan Wouma yang telah memberikan kesempatan bagi pemerintah Provinsi Papua pegunungan untuk membangun honay besar (Pusat pemerintahan) untuk semua masyarakat.

Didimus juga menyatakan bahwa pihaknya  tidak mau terjadi masalah tanah lagi,  tapi sekali sepakat harus jalankan, jangan membingungkan pemerintah dan pihak lain yang ingin membangun  di wilayah ini

“Saya minta hari ini masyarakat Welesi dan Wouma sudah lakukan acara adat pelepasan tanah dan Makan bersama, ini terbukti masalah tanah pembangunan kantor Gubernur telah selesai, karena adat kita orang gunung sudah kalau sudah bikin acara adat tidak bisa di ganggu gugat  aturan adat sudah lakukan itu,”kata Bupati Yahukimo

Dalam kesempatan yang sama Ketua Lembaga Masyarakat Wilayah Adat Welesi Ismail Wetapo menjelaskan hari ini antara masyarakat Walesi dan Wouma sudah lakukan acara bakar batu dan Mau terima Wakil presiden tapi wakil presiden tunda kedatangan ke Papua pegunungan.

“Kita masyarakat lima suku adat walesi dan teman teman Wouma sudah siap menerima pembangunan dan harus Lakukan peletakan batu pertama oleh wapres, kedatangan Komnas HAM RI di lokasi Welesi kemarin tak bertemu 5 suku adat,” bebernya.

Kedatangan Komnas HAM RI kemarin hanya melihat dari satu sisi saja dan tak melihat dua sisi sehingga  mereka membawa kepentingan segelintir orang, oleh sebab itu pemerintah jangan tanggapi  apa yang diusulkan komnas HAM RI. (jo/wen)

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

11 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

14 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

16 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

17 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

18 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

19 hours ago