“Karena masalah Papua, tidak butuh orang pintar, orang banyak pengalaman, orang pintar ngomong dan lain sebagainya untuk selesaikan masalah Papua. Konflik Papua hanya bisa diselesaikan oleh orang – orang biasa dengan kebesaran jiwa, dan penuh kerendahan hati, memiliki adab dan etika yang baik, dan karakter seperti ada pada mas Wapres,” ungkap Yaung.
“Jadi menurut hemat saya, orang muda seperti mas Gibran lah yang tepat karena peradaban sejarah Papua dibentuk dan diciptakan oleh orang – orang muda yang dimata dunia mereka tidak diperhitungkan tapi mereka mau datang ke tanah Papua pada usia muda, seperti misionaris Carl Ottow (28 tahun) dan Gottlob Geissler (25 tahun) untuk bekerja membangun peradaban manusia Papua,” jelas Yaung mengkisahkan.
Wapres Gibran diyakini bisa menciptakan beragam solusi penyelesaian masalah Papua, dan bersama orang Papua, membentuk masa depan Papua yang lebih baik. Wapres hanya butuh dukungan dan doa dari masyarakat Papua agar bisa bersinergi dan berkolaborasi membangun masa depan Papua bersama.
“Nasehat misionaris John G. Geissler bagus sekali untuk direnungkan, di tanah Papua, untuk menyelesaikan masalah dan tantangan peradaban di tanah ini, kesetiaan dan kesiapan hati, lebih penting dan utama diatas kepintaran dan kepandaian seseorang,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…