Categories: BERITA UTAMA

Pegunungan Bintang Siaga, Polisi Tingkatkan Patroli

JAYAPURA-Status Kabupaten Pegunungan Bintang siaga pasca pembakaran dua gedung sekolah yang terjadi di wilayah tersebut sejak dua minggu terakhir. Diduga pelaku pembakaran gedung sekolah tersebut adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sebelumnya, bangunan SMAN 1 Oksibil dibakar pada Minggu (5/12) lalu. Menyusul SMPN Serambakon yang dibakar KKB pada Selasa (14/12).

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP. Cahyo Sukarnito menyampaikan, Pegunungan Bintang siaga. Semua unsur terkait termasuk TNI dan satuan tugas yang ada di Pegunungan Bintang, siaga.

“Jauh hari sebelumnya kami sudah siaga. Kita imbangi dengan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan berupa patroli, mendatangi para tokoh yang ada di Pegunungan Bintang untuk memberikan imbauan,” ucap Kapolres Cahyo Sukarnito saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (15/12).

Mengantisipasi munculnya gangguan dari KKB menjelang Nataru, Kapolres mengaku sudah mengantisipasi hal itu termasukan berkoordinasi dengan TNI dan stakeholder terkait dalam  rangka menyambut Natal dan tahun baru (Nataru).

“Menjelang Nataru, kepolisian yang ditingkatkan seperti Patroli, sambang dan tatap muka dengan masyarakat serta para tokoh yang ada. Kami minta masyarakat sama sama menjaga Kamtibmas di Pegunungan Bintang,” pintanya.

Kapolres menerangkan, terkait dengan pembakaran gedung sekolah yang terjadi di wilayah hukumnya. Pihaknya tetap melakukan upaya penegakan hukum dengan segala sumber daya yang ada.

“Yang menjadi kendala kami dalam kasus pembakaran gedung sekolah adalah minimnya saksi. Namun diduga pelaku pembakaran dua sekolah ini adalah masih KKB kelompok yang sama,” kata Kapolres.

Dikatakan, pihaknya akan mendatangi lokasi kebakaran SMPN Serambakon untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hanya saja, perlu persiapan yang matang. Pasalnya, lokasi yang dituju memiliki medan yang sulit.

“Perlu persiapan yang matang untuk ke lokasi, apalagi kita belum memiliki kendaraan anti  peluru. Kita juga memikirkan keselamatan anggota di lapangan, yang pasti pelaku akan kita ungkap,” tegasnya.

Terkait dengan pembakaran SMPN Serambakon, baru satu orang yang dimintai keterangan yakni kepala kampung yang saat itu melaporkan kejadian kebakaran gedung sekolah tersebut.

“Kepala kampung sebagai pelapor sekaligus saksi, yang bersangkutan mengetahui kebakaran tersebut dari kejauhan tidak berada di TKP,” terangnya.

Sementara itu, untuk situasi Pegunungan Bintang saat ini kondusif. Aktivitas masyarakat, penerbangan dan pendistribusian logistik ke distrik-distrik yang berada di Pegunungan Bintang berjalan seperti biasanya. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKB

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

8 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

9 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

10 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

11 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

12 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

13 hours ago