Sedangkan untuk wilayah adat Tabi dan Saireri karena masih satu provinsi maka calon gubernur dan wakil gubernurnya bisa sama-sama dari Tabi, sama-sama Saireri atau disilangkan Tabi-Saireri.
“Semua anak-anak adat silahkan kembali ke daerah masing-masing dengan kehebatan, kemampuan, pengalaman, dengan segala yang dipunyai ke negeri masing-masing membangun untuk mengangkat harkat dan martabat serta meningkatkan kesejahteraan di negerinya,”ucapnya.
Hal yang sama menurut dia akan diupayakan juga untuk diberlakukan pada pencalonan bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota pada kabupaten / kota di 6 provinsi yang ada di Tanah Papua.
“Bisa dari luar asalkan sudah tidak ada anak-anak asli setempat yang memenuhi syarat untuk dipromosikan, atau orang luar tapi sudah lama bertempat tinggal di situ, turut berkontribusi membangun daerah itu maka tergantung kesekapatan dan keputusan adat di wilayah itu,”tuturnya.
Meski demikian kata dia harapan utamanya tetap mengutamakan anak-anak adat dari masing-masing provinsi untuk menjadi pemimpin dan membangun negerinya sendiri.(ren/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…
Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, Balai…