Sedangkan untuk wilayah adat Tabi dan Saireri karena masih satu provinsi maka calon gubernur dan wakil gubernurnya bisa sama-sama dari Tabi, sama-sama Saireri atau disilangkan Tabi-Saireri.
“Semua anak-anak adat silahkan kembali ke daerah masing-masing dengan kehebatan, kemampuan, pengalaman, dengan segala yang dipunyai ke negeri masing-masing membangun untuk mengangkat harkat dan martabat serta meningkatkan kesejahteraan di negerinya,”ucapnya.
Hal yang sama menurut dia akan diupayakan juga untuk diberlakukan pada pencalonan bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota pada kabupaten / kota di 6 provinsi yang ada di Tanah Papua.
“Bisa dari luar asalkan sudah tidak ada anak-anak asli setempat yang memenuhi syarat untuk dipromosikan, atau orang luar tapi sudah lama bertempat tinggal di situ, turut berkontribusi membangun daerah itu maka tergantung kesekapatan dan keputusan adat di wilayah itu,”tuturnya.
Meski demikian kata dia harapan utamanya tetap mengutamakan anak-anak adat dari masing-masing provinsi untuk menjadi pemimpin dan membangun negerinya sendiri.(ren/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…