Sedangkan untuk wilayah adat Tabi dan Saireri karena masih satu provinsi maka calon gubernur dan wakil gubernurnya bisa sama-sama dari Tabi, sama-sama Saireri atau disilangkan Tabi-Saireri.
“Semua anak-anak adat silahkan kembali ke daerah masing-masing dengan kehebatan, kemampuan, pengalaman, dengan segala yang dipunyai ke negeri masing-masing membangun untuk mengangkat harkat dan martabat serta meningkatkan kesejahteraan di negerinya,”ucapnya.
Hal yang sama menurut dia akan diupayakan juga untuk diberlakukan pada pencalonan bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota pada kabupaten / kota di 6 provinsi yang ada di Tanah Papua.
“Bisa dari luar asalkan sudah tidak ada anak-anak asli setempat yang memenuhi syarat untuk dipromosikan, atau orang luar tapi sudah lama bertempat tinggal di situ, turut berkontribusi membangun daerah itu maka tergantung kesekapatan dan keputusan adat di wilayah itu,”tuturnya.
Meski demikian kata dia harapan utamanya tetap mengutamakan anak-anak adat dari masing-masing provinsi untuk menjadi pemimpin dan membangun negerinya sendiri.(ren/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…