Enny juga menegaskan, setiap penyaluran MBG di daerah dipantau langsung oleh Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN. Mekanismenya ketat: setiap sajian makanan wajib difoto dan dilaporkan secara digital. “Kalau terbukti ada keracunan, SPPG bisa langsung ditutup dan tidak berhak mengklaim anggaran. Ini aturan tegas agar kualitas tetap terjaga,” tegasnya.
Enny berharap pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman relawan maupun pengelola SPPG tentang pentingnya proses bisnis yang benar, keamanan pangan, dan standar pelayanan gizi. “Harapan kami, satuan SPPG di Jayapura dan seluruh Indonesia bisa meningkatkan kualitas MBG. Dengan begitu, program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi anak-anak bangsa,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…
Pemkab Jayawijaya meminta konflik yang melibatkan dua kelompok masyarakat harus dihentikan. Wakil Bupati Jayawijaya Ronny…
elajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Merauke antusias…
MI juga berperan dalam membantu pemerintah dan masyarakat, menanggulangi bencana alam maupun pelayanan-pelayanan sosial lainnya.…