“Kami juga membantu Polri dalam hal ini Polres Jayawijaya dalam melakukan pengamanan, untuk aspirasi masyarakat tetap akan kita laporkan pada komando atas sesuai jalur dan kita tunggu saja apa jawaban dari pusat dan tindak lanjut ke depannya seperti apa,” katanya Dandim 1702/ Jayawijaya.
Ketua LMA Distrik Ibele Loudwik Mosib, S.Si menyatakan kami dari masyarakat Ibele, Tailarek, dan Pelebaga memberikan apresiasi atas penjelasan yang diberikan Dandi 1702/Jayawijaya bersama Kapolres Jayawijaya dan masyarakat 3 Distrik ini siap menjaga keamanan bersama untuk kabupaten Jayawijaya.
“Yang kami sesalkan itu kehadiran anggota TNI non organik (Satgas) mengganggu aktifitas masyarakat kami dengan demikian, sikap kami sudah disampaikan kepada Dandim 1702/ Jayawijaya , DPRK, dan Pemkab Jayawijaya untuk menarik anggota TNI non organik dengan waktu seminggu, kalau tidak nanti akan dilakukan pertemuan minggu depan lagi,” tutupnya. (jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…
Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…
Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…
Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…
Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di ruang…