Di sisi lain, Brigjen Pol. Auliansyah Lubis menegaskan evaluasi tersebut dilakukan sebagai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.
“Kesiapan personel pengamanan, jumlah steward, hingga sarana pendukung seperti CCTV aktif harus menjadi perhatian serius dalam setiap penyelenggaraan pertandingan,” katanya.
Dari hasil evaluasi dan klarifikasi yang dilakukan, ditemukan sejumlah faktor yang menjadi perhatian, di antaranya keterbatasan personel keamanan dan steward, tidak berfungsinya CCTV stadion, serta belum optimalnya koordinasi antara panitia pelaksana dan aparat kepolisian.
“Karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pertandingan guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas pada pelaksanaan pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (ana/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…
Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…
Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…