Ilustrasi jenazah
Ditemukan Dengan Bagian Organ Tubuh Tak Lengkap
JAYAPURA-Warga Kota Jayapura kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di Perairan Holtekamp, Senin (14/4). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan mengingat diduga ada beberapa bagian tubuh yang hilang. Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen membenarkan adanya penemuan tersebut.
“Benar telah ditemukan sesosok mayat, namun saat ini kami masih melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban,” ujarnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos malamnya.
Ia menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, mayat tersebut dipastikan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Hanya pihaknya belum bisa memastikan apakah tubuh jenasah ini ada kaitannya dengan laporan anak hilang di kawasan Dok IX atau kasus yang berbeda.
“Belum bisa kami pastikan, masih diidentifikasi dulu , karena ada beberapa organ tubuh korban ditemukan tidak lengkap,” jelasnya.
Penemuan mayat tersebut berawal dari laporan masyarakat yang melihat adanya jenazah mengapung di Perairan Holtekamp. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
Kapolresta menerangkan, berawal saat personelnya dari satuan polair yang piket di Pos Polisi Jembatan Youtefa sekitar jam 8 pagi didatangi seorang nelayan yang melaporkan bahwa ada orang yang mengapung di perairan Holtekamp.
Page: 1 2
Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Peristiwa obrolan tidak pantas di grup WhatsApp yang beredar di media sosial tersebut dinilai…
Di antara reruntuhan, anak-anak bermain dengan rangka sepeda yang hangus terbakar. Di sudut lain,…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dugaan pelecehan seksual berbasis digital yang melibatkan sejumlah siswa SMAN 4 Jayapura mendapat perhatian Ombudsman…