Categories: BERITA UTAMA

Sidang Pembelaan Kasus Cinta Segitiga Diundur

Materi Pembelaaan Kuasa Hukum Belum Siap

JAYAPURA-Sidang dengan agenda pembelaan dari kuasa hukum terdakwa Mahdi Mehrban dan Vergita Legina Hellu alias Caca yang diagendakan Selasa (15/3) kemarin terpaksa diundur.

Pengunduran agenda sidang kasus pembunuhan juragan emas yang terjadi di Holtekamp pada Juni 2021 lalu dikarenakan para kuasa hukum dari para terdakwa belum siap dengan materinya.

Kuasa Hukum Mahdi, Yulianto SH menyampaikan, sidangnya ditunda karena pembelaan dari kuasa hukum belum siap dengan materi. Para kuasa hukum harus melengkapi materi pembelaan terlebih dahulu.

“Infonya Jumat (18/3) diberikan kesempatan sidang lanjutan dengan agenda pembelaan atas tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum sebelumnya,” terang Yulianto kepada Cenderawasih Pos, kemarin (15/3).

Iapun mengaku bahwa Jumat mendatang pihaknya sudah siap dengan materi agenda pembelaan. “Pada Jumat nanti kami sudah siap,” ucapnya.

Sementara itu, Mursani, SH, MH kuasa hukum Caca menyampaikan alasan persidangan diundur lantaran dari penasehat hukum belum siap terkait pledoinya. Jumat akan diagendakan Pembelaan Pledoi. “Sidangnya diundur ke Jumat (18/3) setelah salat Jumat,” ucapnya.

Mursani menyampaikan, Jumat nanti berkas pembelaan untuk kliennya itu sudah siap sanggahan tuntutan jaksa penuntut umum.

“Tuntutan seumur hidup untuk kliennya kami dianggap memberatkan, sehingga kami harus mengajukan pledoi pembelaan,” tegasnya.

Sebelumnya, korban Nasruddin tewas dianiaya ketika melintas di jalan Hanurata, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, 28 Juni 2021 lalu. Almarhum dianiaya ketika bersama istrinya (Caca,red) dalam perjalanan pulang ke Arso 2 Kabupaten Keerom.

Dalam perjalanan pulang, mobil yang dikendarai korban dihadang dan dianiaya hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Mahdi sendiri dijerat pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup dan atau kurungan penjara 20 tahun lamanya. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

17 minutes ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

1 hour ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago