Categories: BERITA UTAMA

Pemuda dan Pelajar jadi Target Penyebaran Paham Radikalisme

JAYAPURA –  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak pemuda dan pelajar di Bumi Cendrawasih untuk menolak narasi atau paham radikalisme demi terjaganya kedamaian di tanah air.

Ajakan ini disampaikan Sub Koordinator Perlindugan Kepentingan Nasional BNPT RI, Nanda Fajar Aditya pada kegiatan Pelibatan Pemuda Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme dengan Pitutur Kebangsaan di Aula Diskominfo Papua, Selasa (13/9).

Menurut Aditya, penyebaran paham radikalisme di kalangan pemuda atau pelajar terus digencarkan kelompok radikal terorisme terutama melalui media sosial. Sehingga hal ini penting untuk diwaspadai bersama oleh pemerintah daerah dan stakeholder lainnya.

“Bagi kelompok itu, pemuda dan pelajar adalah target utama penyebaran paham dan perekrutannya, karena disamping kondisinya yang dianggap masih berupaya mencari jati diri, para pemuda atau pelajar ini dapat dijadikan regenerasi yang menjanjikan untuk beroperasinya gerakan kelompok radikal terorisme,” jelasnya.

Lanjut Aditya, dengan kondisi ini, dapat dikatakan bahwa pemuda atau pelajar dan juga media sosial merupakan dua poin strategis dalam transformasi paham dan perekrutan anggota kelompok radikal terorisme.

“Mereka yang selalu mengincar kelengahan masyarakat dan pemerintah untuk mempengaruhi pemuda atau pelajar dan menguasai media sosial sebagai sarananya,” jelasnya.

Menurutnya, terorisme jelas menjadi ancaman bagi peradaban modern sehingga terorisme bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktir biasa. Melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia.  “Yang bahkan tanpa memandang suku, ras, agama dan negara,” tegasnya. (fia/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SMP

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago