

Kombes Pol Ignatius Benny Ady (Humas Polda)
Kapolda Minta Jangan Buru-buru Merespon “Pancingan KKB”
JAYAPURA – Setelah upaya penyerangan terhadap aparat keamanan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Homeyo Kabupaten Intan Jaya dinyatakan gagal, hingga Senin (13/5) kemarin aparat gabungan masih terus bersiaga.
Kapolda Papua, Irjen Pol Marthius Fakhiri dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan bahwa anggota di lokasi konflik diminta tidak lalai dan terus meningkatkan kewaspadaannya.
Pasalnya KKB memiliki kecenderungan menunggu situasi kosong barulah menyerang. Pola lama yang masih dijalankan hingga sekarang dan terkadang menimbulkan korban jiwa.
Terkait perkembangan Distrik Homeyo ini dikatakan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady bahwa secara umum situasi di Homeyo masih terkendali. Namun memang ada perintah untuk semua anggota untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Mulai terkendali namun masih rawan sehingga seluruh aparat keamanan tetap diminta untuk waspada,” jelas Benny saat dihubungi, Senin (13/5).
Homeyo dalam dua bulan terakhir memang menjadi ramai. Dimulai dari aksi KKB yang melakukan kontak tembak selama 3 hari hingga kemudian dilakukan perkuatan dan berhasil dikuasai aparat keamanan hingga ada upaya lain yang dilakukan KKB untuk balik menyerang.
Kapolda juga menyampaikan bahwa jika terjadi insiden maka diperintahkan untuk tidak buru – buru merespon apalagi melakukan pengejaran. Pasalnya trik trik tersebut sering dilakukan dimana ketika aparat mendatangi lokasi kontak tembak ataupun pembakaran biasanya di lokasi tersebut sudah ditunggu anggota KKB sehingga korban akan berjatuhan.
“Doakan saja semoga semua anggota selalu diberi keselamatan sebab ini untuk memastikan bahwa negara hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat,” imbuh Benny.
Sebagaimana diberitakan bahwa sebelumnya aparat gabungan mendapatkan informasi bahwa KKB akan melakukan penyerangan terhadap Polsek dan Koramil, dimana saat itu KKB sudah berada di sekitar Kampung Pogapa.
Namun meski melakukan penyerangan ternyata hasilnya nihil dan disini dibalas oleh aparat keamanan hingga menemukan sejumlah barang bukti milik KKB maupun pos yang biasa digunakan untuk mengintai. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…