

Ketua Panpil Pemilihan Anggota MRP tingkat Kabupaten Mamberamo Tengah Yakub Kenelak didampingi Kepala Kesbangpol Sahabri berkesempatan melihat langsung proses pendaftaran calon anggota MRP di Sekretariat Panpil MRP, Jumat (12/5) lalu.(FOTO:Humas Pemkab Mamteng)
KOBAKMA-Pendaftaran anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan periode 2023-2028 secara resmi telah dibuka Untuk tingkat Kabupaten Mamberamo Tengah pendaftaran mulai dibuka sejak Rabu (9/5) di Sekretariat Panpil MRP di Jalan Werbuke, belakang kantor Bank Papua Kobakma.
Rencananya pendaftaran calon anggota MRP Provinsi Papua Pegunungan akan ditutup pada,Senin (15/5) hari ini.
Ketua Panpil pemilihan anggota MRP tingkat Kabupaten Mamberamo Tengah Yakub Kenelak didampingi Kepala Kesbangpol Sahabri berkesempatan melihat langsung proses pendaftaran calon anggota MRP di Sekretariat Panpil MRP, Jumat (12/5).
Hingga hari keempat sejak pendaftaran dibuka, sudah tercatat dua puluh tujuh orang asli Papua dari adat dan perempuan yang mendaftar.
Ketua Panpil Pemilihan anggota MRP Tingkat Kabupaten Mamberamo Tengah, Yakub Kenelak mengatakan, dari jumlah dua puluh tujuh orang yang sudah mendaftar itu, tujuh belas berasal dari unsur adat, sedang sisanya adalah unsur perempuan.
Menurutnya, masih ada sisa waktu pendaftaran sampai dengan tanggal 15 Mei 2023.
“Masih ada waktu untuk mendaftar, kantor akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIT,”ujarnya.
Untuk itu, setiap orang asli Papua di Mamberamo Tengah, baik unsur perempuan dan adat agar bisa mendaftar diri di sekretariat Panpil.
Dia berharap masyarakat Mamberamo Tengah yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan kesempatan ini.
“Kita tidak akan mempersulit masyarakat yang mendaftar, satu hari ambil persyaratan,besok bisa mendaftar. Teman-teman silakan ramai-ramai mendaftar, kami menunggu,”ujarnya.(reis/nat)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…