Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa selain mengevakuasi korban tewas, tim gabungan juga berhasil menyelamatkan sepasang suami istri yang sebelumnya disandera oleh kelompok bersenjata.
Keduanya adalah Kepala Dusun Muara Kum, Daniel Nabyal, yang juga merupakan pemilik wilayah Kampung Mabul, dan istrinya, Makdalena Olivia Masela alias Gebi. Mereka disandera selama dua hari sebelum berhasil dibebaskan oleh tim gabungan.
“Setelah dibebaskan, keduanya langsung dievakuasi menggunakan Helikopter Bell milik Polri menuju Bandara Dekai, Yahukimo. Sesampainya di bandara, mereka langsung mendapat pelayanan kesehatan dan pendampingan trauma healing dari tim medis dan psikolog Operasi Damai Cartenz,” jelas Jusuf.
Dalam operasi ini, total 307 personel dikerahkan, terdiri dari 167 personel Polri, 50 personel TNI Kodim Yahukimo, 40 personel Kopasgat, dan 50 personel Marinir. “Operasi ini masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh korban ditemukan dan situasi keamanan dapat dikendalikan,” tegas Jusuf.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi dan tetap mengikuti pembaruan resmi dari kami. Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya. (rel/ade)
Berikut daftar 12 korban yang telah teridentifikasi
1. Wawan Tangahu asal Dusun III, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (ditemukan di Area 22 pendulangan emas Yahukimo).
2. Suardi Laode alias Kaswadi – Dusun III, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (ditemukan di Area 22).
3. Stenli Humena – Kampung Kalama Darat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (ditemukan di Muara Kum).
4. Yuda Lesmana – Kos Jalan Paradiso, Dekai (ditemukan di Camp Muradala, Kampung Bingki).
5. Riki Rahmat – Desa Ranomolua, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (ditemukan di Camp Muradala, Kampung Bingki).
6. Muhammad Arif – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (ditemukan di Camp Muradala, Kampung Bingki).
7. Safaruddin – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (ditemukan di Camp Muradala, Kampung Bingki).
8. Abdur Raffi Batu Bara – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (ditemukan di Camp Muradala, Kampung Bingki).
9. Stefanus Gisbertus – Desa Tala, Kabupaten Seram Barat, Maluku (ditemukan di Tanjung Pamali, Distrik Seradala).
10. Zamroni – Dukuh Dulak, Desa Gantungan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (ditemukan di Tanjung Pamali, Distrik Seradala).
11. Ariston Kamma – Tantanan, Tallunglipu, Sulawesi Selatan (ditemukan di Kabupaten Pegunungan Bintang; telah diserahkan kepada keluarga).
12. Rusli – Desa Buti, Kabupaten Merauke, Papua (ditemukan di Area 22 pendulangan emas Yahukimo).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pneumonia atau yang kerap dikenal masyarakat awam sebagai paru-paru basah masih menjadi "pembunuh" nomor satu…
Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berinisial EM alias L ditangkap…
Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas aksi…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) menyiapkan skema kerja sama dengan pihak…
–Anggota personel Polsek Ilu, Polres Puncak Jaya, Bripda Jhon Galu Situmorang, mengalami luka tembak setelah…
ksi penyerangan terhadap patroli besar dari Polres Jayawijaya sekaligus melakukan perusakan dan pembakaran terhadap beberapa…