Atap yang bocor dan fasilitas yang kurang memadai menjadi pemandangan kontras di tengah potensi laut Biak yang melimpah. Gibran sempat berdiri di tepian pasar, menatap ke arah laut lepas yang siang itu sedang menunjukkan kegarangannya. Gelombang tinggi yang menghantam dermaga Perikanan Fandoi seolah bercerita tentang tantangan berat yang dihadapi para nelayan Biak setiap harinya untuk sekadar mencari nafkah.
“Beliau lihat sendiri bagaimana susahnya kami kalau laut bergelombang begini, dan bagaimana kondisi pasar kami ini. Semoga setelah Bapak Wapres lihat, pasar ini bisa diperbaiki supaya kami bisa jualan dengan layak,” harap seorang nelayan setempat.
Kehadiran Gibran di tengah pasar rakyat ini memberikan secercah harapan bagi warga Biak. Bahwa meski berada di ujung timur Indonesia, suara dan kondisi mereka tetap terpantau oleh pusat. (il/jo/ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…