Atap yang bocor dan fasilitas yang kurang memadai menjadi pemandangan kontras di tengah potensi laut Biak yang melimpah. Gibran sempat berdiri di tepian pasar, menatap ke arah laut lepas yang siang itu sedang menunjukkan kegarangannya. Gelombang tinggi yang menghantam dermaga Perikanan Fandoi seolah bercerita tentang tantangan berat yang dihadapi para nelayan Biak setiap harinya untuk sekadar mencari nafkah.
“Beliau lihat sendiri bagaimana susahnya kami kalau laut bergelombang begini, dan bagaimana kondisi pasar kami ini. Semoga setelah Bapak Wapres lihat, pasar ini bisa diperbaiki supaya kami bisa jualan dengan layak,” harap seorang nelayan setempat.
Kehadiran Gibran di tengah pasar rakyat ini memberikan secercah harapan bagi warga Biak. Bahwa meski berada di ujung timur Indonesia, suara dan kondisi mereka tetap terpantau oleh pusat. (il/jo/ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, menegaskan pentingnya penataan dan…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kapolsek KPL Jayapura, AKP H.…
Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel, S.IK, M. AP ketika di konfirmasi membenarkan jika pelaku DK…
Setelah dilakukan penindakan di kawasan Abepantai, tim mendapati bahwa terduga pelaku sempat melarikan diri. Namun,…
Keterlibatan masyarakat khususnya lagi Orang Asli Papua (OAP) dalam pengelolaan, salah satunya dilakukan melalui pembentukan…
"Di setiap lokasi yang dikunjungi, petugas kita (BBPOM di Jayapura) secara saksama memeriksa tanggal kedaluwarsa…