

Operasi Yustisi yang digelar Pemkot Jayapura bersama aparat gabungan di lapangan PTC Entrop, Rabu (12/11). (foto:Humas Polresta)
JAYAPURA-Sebanyak 220 warga Kota Jayapura terjaring dalam Operasi Yustisi KTP Elektronik (KTP-EL) yang digelar Pemerintah Kota Jayapura bersama aparat gabungan TNI–Polri serta instansi terkait, di Lapangan PTC Entrop, Rabu (12/11).
Operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura untuk menertibkan administrasi kependudukan dan memastikan setiap warga memiliki dokumen identitas resmi berupa KTP Elektronik. Warga yang terjaring dalam operasi tidak ditahan, namun langsung menjalani sidang di tempat, yang dipimpin oleh perangkat sidang dari Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura, Raymond J.W. Mandibondibo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan bertujuan menghukum masyarakat, melainkan sebagai langkah edukatif agar seluruh warga memahami pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang sah.
“Kegiatan ini bukan untuk menghukum, tetapi memastikan seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang sah. Dengan demikian, mereka dapat lebih mudah mengakses berbagai pelayanan publik dan bantuan pemerintah,” ujar Raymond kepada awak media.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, sehingga berjalan tertib, aman, dan lancar. “Terima kasih atas dukungan luar biasa dari seluruh pihak yang telah membantu kegiatan ini berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, penyerahan aset tersebut merupakan kewajiban Pemerintah Provinsi Papua sebagai…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan lahan resapan strategis yang berfungsi…
Menurut coach RD, mereka mencoba memantau beberapa pemain baru pada bursa transfer nanti. Tapi ia…
Selama hampir kurang lebih 3 jam berada di lokasi penambangan, yang tersaji hanyalah hamparan galian…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, dihubungi media ini, membenarkan membenarkan penetapan tersangka terhadap…
Ferdinand Hanuebi namanya, dikenal sangat mengayomi, karena sebelumnya punya pengalaman 6 tahun sebagai kepala Kampung…