Untuk mencegah potensi pertikaian kembali, personel Polres Nduga bersama aparat keamanan lainnya telah melakukan strong point dan patroli rutin di lokasi konflik. Para korban luka berat, yang menderita luka akibat senjata tajam dan anak panah, telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Kabupaten Mimika.
Evakuasi ini dilakukan untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut. Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau untuk saling menahan diri dan tidak terprovokasi.
“Kepolisian meminta masyarakat mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Diketahui bentrok tersebut sebelumnya terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu (9/11/2025). Konflik dipicu oleh perkara pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah…
Menurutnya, semua pimpinan daerah sudah mengetahui mekanismenya. Apa yang sudah diterima harus dipertanggungjawabkan terlebih…
Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat pelayanan bagi warga terdampak kebakaran yang kini masih berada di…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebutkan, keempat orang tersebut diduga terlibat…