Untuk mencegah potensi pertikaian kembali, personel Polres Nduga bersama aparat keamanan lainnya telah melakukan strong point dan patroli rutin di lokasi konflik. Para korban luka berat, yang menderita luka akibat senjata tajam dan anak panah, telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Kabupaten Mimika.
Evakuasi ini dilakukan untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut. Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau untuk saling menahan diri dan tidak terprovokasi.
“Kepolisian meminta masyarakat mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Diketahui bentrok tersebut sebelumnya terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu (9/11/2025). Konflik dipicu oleh perkara pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…