Untuk mencegah potensi pertikaian kembali, personel Polres Nduga bersama aparat keamanan lainnya telah melakukan strong point dan patroli rutin di lokasi konflik. Para korban luka berat, yang menderita luka akibat senjata tajam dan anak panah, telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Kabupaten Mimika.
Evakuasi ini dilakukan untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut. Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau untuk saling menahan diri dan tidak terprovokasi.
“Kepolisian meminta masyarakat mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Diketahui bentrok tersebut sebelumnya terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu (9/11/2025). Konflik dipicu oleh perkara pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di…
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan komunitas mahasiswa Papua serta Melanesia yang sedang menempuh studi…
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya…
Namun, di balik tradisi tersebut, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari angpao saat…
Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan posisi struktural di pemerintahan. Karena itu, setiap…