Untuk mencegah potensi pertikaian kembali, personel Polres Nduga bersama aparat keamanan lainnya telah melakukan strong point dan patroli rutin di lokasi konflik. Para korban luka berat, yang menderita luka akibat senjata tajam dan anak panah, telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Kabupaten Mimika.
Evakuasi ini dilakukan untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut. Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau untuk saling menahan diri dan tidak terprovokasi.
“Kepolisian meminta masyarakat mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Diketahui bentrok tersebut sebelumnya terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu (9/11/2025). Konflik dipicu oleh perkara pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara telah mulai dilakukan pada Sabtu (27/12).…
Oleh karena itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak…
Pengungkapan kasus pertama dilakukan sekitar pukul 15.30 WIT di ruang tunggu Pelabuhan Laut Jayapura, Distrik…
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan pemblokiran tersebut dilakukan…
Andre (45) salah satu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura yang…
Menurutnya, hasil pemantauan dan evaluasi langsung di lapangan menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara laporan administrasi…