Dalam operasi tersebut, tim medis berhasil mengangkat sedikitnya 11 serpihan proyektil. Faisal menjelaskan, serpihan tersebut bukan merupakan proyektil utuh, sehingga pihak rumah sakit belum dapat memastikan jumlah peluru yang mengenai korban. “Ada 11 proyektil yang bisa dikeluarkan, pecahannya. Total ada lima luka, di antaranya di kaki kanan, kaki kiri, paha kanan, paha kiri dan tangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh benda yang berhasil dikeluarkan dari tubuh korban merupakan serpihan proyektil, bukan proyektil utuh. Saat ini kondisi Salbiah disebut sudah stabil dan jauh lebih baik. Namun, korban masih harus menjalani perawatan di RS Marthen Indey dan belum dapat dipastikan kapan diperbolehkan pulang. “Sudah bagus, sudah stabil. Sementara masih kita rawat dulu di sini. Belum bisa dipastikan berapa lamanya. Yang jelas pasiennya sekarang sudah jauh lebih baik, stabil, dan serpihan-serpihan yang berbahaya itu sudah berhasil kita angkat semua,” pungkas Faisal. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…