Namun hingga kini, polisi belum menemukan bukti yang cukup kuat untuk menetapkan siapa yang dijadikan tersangka.
“Saat ini orang tua korban masih dalam proses pemeriksaan. Ayahnya berada di Jayapura, sementara ibunya sedang berada di kampung halamannya untuk persiapan melahirkan,” ungkap Kombes Fredrickus.
Lebih lanjut, penyidik juga telah melakukan penelusuran kronologis secara menyeluruh, mulai dari hari pertama korban dinyatakan hilang hingga saat ditemukan meninggal dunia. Namun, belum ada bukti valid yang dapat dijadikan dasar hukum untuk menetapkan pelaku.
“Target kami jelas, kasus ini harus terungkap. Tapi kami masih terkendala pada alat bukti yang cukup untuk mengarah ke perbuatan hukum,” beber Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu proses penyelidikan.
“Mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini bisa segera terungkap. Kami juga memiliki tujuan yang sama yakni mencaritahu siapa pelakunya,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi program yang menyentuh kebutuhan…
Dalam tiga hari terakhir, Bupati Yunus Wonda turun langsung meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Dari…
“Forum ini menjadi strategis karena pemerintah daerah menyadari tanggung jawabnya untuk memberikan ruang bagi masyarakat…
Pemerintah Kabupaten Sarmi di bawah pimpinan Bupati Sarmi Dominggus Catue dan Hj.Jumriati bertekad untuk memperbaiki…
“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan…
Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat…