Categories: BERITA UTAMA

Ada Ancaman Bongkar Makam

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura akhirnya berhasil membuka pemalangan TPU Buper Waena setelah dipalang selama dua bulan lebih yang terhitung sejak 21 Desember 2024 hingga Selasa 11 Februari 2025. Berkordinasi dengan masyarakat adat menjadi salah satu upaya Pemkot untuk menuntaskan persoalan tersebut. Namun setelah dibuka ternyata masih ada riak-riak kecil yang muncur dan terdengar.

Ada provokasi dan ancaman pasca pembongkaran paksa palang tersebut. Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menjelaskan pihaknya mendapatkan pesan Whaastup dari pihak yang melakukan pemalangan kepada pemerintah lewat kepala Distrik Heram setelah palang dibuka.

“Kami mendapatkan pesan Whatsapp yang berisi ancaman lewat Kepala Distrik Heram dan kami lihat tindakan ini sudah masuk pada ranah pidana,” ujar Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos usai kegiatan di PTC, Rabu (12/3).

Adapun isi ancaman yang dimaksud kata Evert berbunyi: “Besok sa (saya) bukan palang lagi tapi sa (saya) bongkar orang pu (punya) kuburan. Nanti Pemkot yang tanggung jawab. Kalau orang naik baru dapat panah di area TPU juga nanti Pemkot yang tanggung jawab,” tulis pesan tersebut.  Ia menyatakan untuk saat ini  Pemkot tetap fokus pada TPU supaya masyarakat kembali memanfaatkan lokasi tersebut seperti biasa.

Lanjut Evert dari ancaman ini sudah masuk tindakan pidana  dan pasti ada konsekuensi hukumnya. Namun soal ini dikatakan akan segera ditindaklanjuti. Evert juga mempertegas bahwa  status kepemilikan lahan TPU Buper Waena sudah sah milik Pemkot Jayapura. Karenanya jika ada yang melakukan tindakan provokasi atau pemalangan maka ini akan dianggap sebagai penyerobotan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago