“Untuk saat ini kita pastikan TPU Buper bisa berjalan normal, karena kita juga akan melakukan pengamanan 24 jam dari Satpol PP dan juga akan kita libatkan kepolisian yang rencananya akan berlangsung beberapa minggu kedepan. Jadi bagi warga tidak perlu cemas dan takut,” tuturnya.
Terkait tuntutan pihak yang mengkalim lokasi tersebut, menurut Evert Merauje harus ada kepastian hukum yang mutlak.
“Soal tuntutan dan klaim lahan itu silakan ajukan gugatan, jika putusan pengadilan mereka menang pasti Pemkot akan bayar, tapi kalau tidak ada tentu tidak perlu digangu, karena itu sah milik Pemkot,” pungkasnya.
Pemkot juga menegaskan akan mengambil langkah tegas dan menangkap oknum yang melakukan aksi-aksi palang di lokasi tersebut.
Karena berbagai langkah persuasif yang diupayakan oleh pemerintah sepertinya tidak dipindahkan oleh yang bersangkutan, maka penegakan hukum menjadi langkah yang terakhir.”Kami akan buat laporannya terkait pihak yang mengancam ataupun mengganggu dengan menutup akses jalan. Kami tidak main-main sebab ini sudah meresahkan. Jika keberatan silahkan ajukan diperadilan,” tutupnya. (kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…