Senada juga disampaikan oleh anggota Bawaslu Kota Jayapura Rinto Pakpahan bahwa prosedur rapat tersebut cacat hukum. “Yang KPU lakukan adalah melanggar PKPU yang kalian buat, sikap kami ada mal administrasi di pleno rekapitulasi Gubernur Papua dan atas temuan ini kami akan sampaikan ke Bawaslu Provinsi,” tegas Rinto.
Dari hasil ini disimpulkan bahwa KPU menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI-YO) menang di Kota Jayapura.
MARI-YO meraih 114.271 suara. Sedangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai (BTM-YB) meraih 90.859 suara.(rel/ans/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan, mengatakan pengawasan daring dilakukan seiring dengan peningkatan aktivitas jual beli…
‘’Kita siap memfasilitasi adik-adik. Tapi perwakilan. Nanti dipimpin langsung Bapak Sekda Papua Selatan bersama dengan…
“Salah satu penyebab utama adalah terblokirnya barcode BBM subsidi kendaraan pengangkut sampah. Pelayanan sempat tidak…
Pelatih Pasuruan United, Bio Paulin, mengatakan bahwa tim berjuluk Laskar Santri Mbeling itu memastikan tidak…
Ia menyebutkan, setiap kondisi makanan didokumentasikan dan dilaporkan ke pihak pengelola MBG. Jika ompreng dalam…
“Untuk Kabupaten Jayapura, lokasinya berada di wilayah Swentab. Sementara di Kabupaten Sarmi berada di perbatasan…