

JAYAPURA-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan statemen bahwa mereka ikut memerangi global pandemi covid 19 yang dianggap berbahaya. Meski saat ini masih terjadi “saling jaga” antara TPNPB dan TNI Polri namun dikatakan persoalan virus penting untuk dipikirkan karena ikut mengancam.
“Hari ini secara resmi OPM-TPNPB sebagai organisasi induk perjuangan bangsa Papua yang memiliki legitimacy tertinggi terhadap perjuangan bangsa mengeluarkan statement kemanusiaan untuk bergabung bersama negara negara diseluruh Dunia dalam memerangi pandemi Covid-19 virus Corona yang mengancam kehidupan seluruh manusia di bumi,” kata juru bicara TPNPB, Sebby Sembom dalam rilis yang dikeluarkan oleh Ketua OPM –TPNPB, Jeffrey Bomanak pekan kemarin.
Ia menyebut perjuangan bangsa Papua mencapai umur 60 tahun dan perang masih berjalan. Perang TPNPB OPM juga masih berlanjut di Intan Jaya, Ndugama Kodap III, Pegunungan Bintang, dan di markas Besar OPM-TPNPB Victoria. Ini direspon dengan pendropan pasukan militer Indonesia TNI-Polri dan pasukan non organik. Ini membuat OPM-TPNPB mengeluarkan statement resmi untuk menjadi perhatian. “Kami juga menghargai negara negara yang memiliki komitmen untuk memerangi pandemi Covid-19 seperti PNG dan Australia, Timur Leste sehingga kami meminta Indonesia tidak bertindak sembarang dengan operasi militer yang didalamnya akan menyebarkan virus Corona,” tulis Sebby.
OPM-TPNPB secara terbuka menawarkan komitmen kepada Presiden Joko Widodo agar secara kemanusiaan dapat menghargai aturan international yang telah dikeluarkan oleh Sekjend PBB dalam memerangi pandemi Covid-19, Maka itu OPM-TPNPB meminta agar Indonesia menghargai itikad baik PBB dan OPM-TPNPB untuk kemanusiaan. Disinggung apakah ini bisa disebut gencatan senjata, Sebby menyebut bahwa jika Indonesia bersedia menarik pasukan maka pihaknya juga akan menyesuaikan. “Ada hak rakyat untuk diselamatkan dan kami menawarkan seperti itu, jika Indonesia bersedia (genjatan senjata) kami akan ikut,” pungkasnya. (ade/nat)
Perkara tersebut kini telah dilimpahkan Unit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota ke Kejaksaan Negeri Sorong…
Majelis rakyat Papua Provinsi Papua Tengah melalui Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua…
Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke masih mengalami kekurangan tenaga guru untuk mendukung proses belajar mengajar…
Pemerintah Kabupaten Merauke memastikan program pembangunan perumahan bagi masyarakat akan terus dilakukan setiap tahun untuk…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk membangun rumah sakit tipe…
Padahal, ketiga gedung kantor tersebut dibangun hampir bersamaan. Akibatnya, para pimpinan, anggota dan secretariat MRP…