

Walikota, Abisai Rollo dan wakilnya Rustan Saru saat berbincang-bincang dengan para kepala sekolah usai melakukan pertemuan di Aula Kantor Walikota, Selasa (11/3) (FOTO:Takim-Cepos)
JAYAPURA– Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menekankan kepada semua sekolah di Kota Jayapura untuk menghapus biaya masuk sekolah. “Jadi, dalam visi dan misi kita salah satunya adalah bebas biaya masuk sekolah,”ucap Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo usai tatap muka dengan para Kepala Sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK di Aula Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (11/2)
Abisai Rollo kini meminta kepada para Kepala Sekolah untuk menerapkan visi dan misi tersebut dengan baik. “Tidak boleh ada pungutan biaya masuk sekolah kepada siswa lagi. Ini berlaku mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK,”ujarnya. Menurutnya, biaya pendaftaran saat masuk sekolah ini yang selalu menjadi keluhan masyarakat atau para orang tua selama ini.
Pasalnya biaya yang sangat mahal, sehingga ada anak yang mau masuk sekolah harus berpikir dua kali karena mungkin orang tuanya tidak mampu. Padahal mungkin anaknya pintar, tetapi karena biaya yang mahal akhirnya dia tidak melanjutkan pendidikannya. “Sekali lagi saya tekannya agar tidak ada lagi biaya masuk sekolah baik itu uang buku, seragam, uang pembangunan dan lain sebagainya itu tidak boleh ada lagi,”tegas pria yang biasa disapa ABR ini.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…