Categories: BERITA UTAMA

KKB Sangat Bernafsu Kuasai Papua

APEL PAGI: Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memimpin apel di lapangan apel Mapolda Papua, Kamis (12/3). ( FOTO:Humas Polda Papua for Cepos)

Miliki Senjata Canggih dan Sudah Terlatih 

JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sangat bernafsu ingin masuk dalam lingkaran wilayah hukum Polda Papua. Untuk itu, diperlukan personel yang juga siap karena kelompok ini sudah siap melakukan aksi.

“Seorang personel ketika memahami tupoksi dan jika mendapatkan peran mereka akan tunjukkan kapasitas kemampuanya. Ada anggota kita yang memiliki kapasitas namun belum kita temukan sehingga kita akan rekrut personel yang mempunyai talenta-talenta khusus,” ucap Kapolda saat memimpin apel di lapangan apel Mapolda Papua, Kamis (12/3).

Kapolda Paulus Waterpauw menyebutkan, pihak lawan dalam hal ini KKB memiliki kemampuan yang sudah terlatih. Bahkan persenjataan yang dimiliki KKB saat ini jauh lebih canggih. “Kita mudah dibaca oleh lawan maka dari itu anak-anak yang baru selesai pendidikan akan kita rekrut bertugas di ring luar kita,” tuturnya.

Selain itu wilayah Banti, Kimbeli menurut Kapolda Paulus Waterpauw kondisinya sudah berubah. “Dulu kita sudah naik melakukan pendekatan dengan masyarakat sangat aman. Namun saat ini anggota ke sana dikawal dengan mobil baja mobil armour karena keadaan sudah berubah. Kita harus sentuh dan bina masyarakat agar lawan tidak semakin mengkristal,” tambahnya.

Kapolda juga mengingatkan anggota Lalu Lintas untuk selalu hadir di jalan raya dan anggota Polairud melakukan patroli guna mencegah oknum-oknum yang melakukan bom ikan. Dirinya juga meminta Direktorat Narkoba dan fungsi Binmas agar masuk di sekolah untuk memberikan sosialisasi Kamtibmas.

“Untuk menghadapi tantangan agenda yang penting di wilayah hukum Polda Papua, serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar selalu mengedepankan sikap humanis sehingga masyarakat merasa nyaman dan senang dengan kehadiran Polri,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago