Categories: BERITA UTAMA

Minta Jakarta Jangan Buat Akal – akalan Soal Kedatangan KT HAM PBB

JAYAPURA – Ketua Dewan Papua Barat, Buchtar Tabuni menolak pemerintah Indonesia mengirimkan laporan sepihak atas semua bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua selama ini.
Ia menyatakan pemerintah Indonesia perlu membuka diri memberi ruang kepada para korban untuk menyampaikan kesaksian yang diraalami dari bentuk kekerasan aparat keamanan.
“Itu aneh sekali dan terlalu bodoh, karena Jakarta atau pemerintah pusat ini pelakunya kemudian mereka buat laporannya sendiri. Ini lucu,” sindir Buchtar saat ditemui di Waena, Sabtu (13/2).
Ia meminta Jakarta harus mekanisme berjiwa besar menyelesaikan masalah status politik dan pelanggaran HAM di Papua Barat (Papua) menurut Hukum dan HAM Internasional di forum PBB.
Sebab, korban pelanggaran HAM bukan hanya orang asli Papua tetapi juga orang non Papua.
Ia menganggap hingga kini Indonesia masih terus membungkam dan menyembunyikan fakta sejarah tentang status politik Papua yang belum terselesaikan dengan adil dan bermartabat. Akhirnya muncullah hak nasib sendiri bagi bangsa Papua. Dan satu-satunya upaya Indonesia untuk membungkamnya adalah dengan cara Kekerasan. Cara kekerasan yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia. Selama 61 tahun ia menganggap NKRI tidak memiliki itikad baik menyelesaikan status politik bangsa Papua dan penyelesaian pelanggaran HAM.
Malahan tanpa paket politik Otsus dan pemekaran sebagai “win-win solution”. “Pelanggaran HAM NKRI di West Papua telah menjadi sorotan MSG, PIF, ACP dan dunia Internasional mendesak Dewan HAM PBB berkunjung ke Papua Barat dan saat ini sudah mencapai 84 Negara anggota PBB mendesak untuk berkunjung ke Papua Barat. Indonesia sudah tidak dapat membendung desakan ini. Mau tidak mau, suka tidak suka, Indonesia harus memperlengkapinya. Jadi keterangan itu jangan dibuat oleh pemerintah, mereka juga yang menjadi pelaku. biarkan masyarakat yang berbicara,” tutup Buchtar. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

16 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

17 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

18 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

19 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

20 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

21 hours ago