Categories: BERITA UTAMA

Pelaku Pembobolan Ajak Security Konsumsi Miras

Kapolres Mamberamo Tengah AKBP. Simon Sahureka didampingi Kasat Reskrim, AKP. Haryono memperlihatkan barang bukti uang tunai yang disita dari LP pelaku pembobolan kantor Bank Papua Cabang Kobakma di Mapolres Jayawijaya, Senin (11/1). ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Untuk memuluskan aksinya membobol kantor Bank Papua Cabang Kobakma hingga akhirnya berhasil membongkar brankas dan membawa kabur uang Rp 2,6 miliar, LP pelaku pembobolan mengajak satpam atau security yang bertugas, Sabtu (2/1) dini hari mengonsumsi minuman keras (Miras).

Kapolres Mamberamo Tengah AKBP. Simon Sahureka melalui Kasat Reskrim, AKP. Haryono mengatakan, pelaku memberikan Miras kepada Satpam yang sedang bertugas menjaga kantor Bank Papua Cabang Kobakma.

Usai mengonsumsi Miras, petugas security yang dipengaruhi Miras akhirnya pulang ke rumahnya untuk tidur dan meninggalkan kantor yang seharusnya ia jaga.

“Saat petugas satpam pulang, pelaku LP langsung beraksi masuk dengan cara membobol plafon bagian belakang,” ungkap Haryono kepada Cenderawasih Pos, Selasa (12/1).

Haryono mengatakan, uang tunai yang ada dalam brankas yang berhasil dibobol LP berjumlah Rp 6,2 miliar. Uang tersebut tidak semua digasak pelaku. “Pelaku membawa kabur Rp 2,6 miliar yang kemudian dibawa ke kebun pisang tidak jauh dari kantor Bank Papua,” jelasnya.

Pagi hari sekira pukul 06.30 WIT, LP kembali ke kebun pisang untuk mengambil uang yang disimpannya lalu mengisinya ke dalam tas. “Pelaku langsung ke Pasar Kobakma menyewa mobil ke Wamena dan sampai di Wamena, dia kembali sewa mobil,” bebernya.

Selama berada di Wamena, uang hasil kejahatan sebesar Rp 2,6 miliar mulai dibelanjakan pelaku sebesar Rp 1,6 miliar. Uang tersebut di antaranya dibelikan mobil dua unit dengan total harga Rp 600 juta dan perhiasan emas dengan total harga Rp 22 juta.

“Pelaku juga membeli 6 unit transmisi mobil strada, oli transmisi, speaker, jaket, sepatu dan beberapa barang bermerek yang harganya mahal,” ucapnya.

LP menurut Haryono juga sempat menggelar syukuran acara bakar batu untuk dua unit mobil yang dibelinya. Pelaku bahkan hendak menyumbangkan uang hasil curiannya sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan gedung gereja. “Namun uang tersebut belum sempat diserahkan, saat kami menangkap pelaku. Sisa uang yang kami amankan dari tangan pelaku sebesar Rp 762. 517.000,” tutupnya. (jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

3 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

4 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

5 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

6 hours ago

Wagub Papua Selatan Minta HKTI Bela Petani, Rangkul OAP dan Jauhi Politik Praktis

Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…

9 hours ago

Gubernur Apolo Ajak Aliansi Sasak Lombok Berkontribusi untuk Papua Selatan

Apolo mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan…

10 hours ago