Categories: EKONOMI BISNIS

Masyarakat Diimbau Belanja di Pasar Baru Youtefa Kotaraja

Penjual komoditi pertanian di Pasar Baru Youtefa Kotaraja saat menunggu pembeli. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota jayapura imbau warga belanja di Pasar Baru Youtefa. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST.,MT.,mengatakan, dengan dipindahkannya pedagang mama-mama Papua, penjual ikan, pedagang pasar pagi dari Arso dan Koya ke Pasar Baru Youtefa Kotaraja, diharapkan masyarakat atau pengunjung bisa berbelanja di pasar ini sehingga  pendapatan pedagang di Pasar Baru Youtefa Kotaraja bisa maksimal.

 “Karena kini sebagian sudah dipindahkan ke pasar baru, saya harap pelanggan maupun masyarakat bisa berbelanja di pasar baru, dengan demikian, para pedagang di pasar baru tidak kehilangan pelanggan dan pengunjung juga bisa berbelanja di pasar baru,”ujarnya, Selasa(12/1)kemarin.

 Diakuinya, masyarakat masih banyak yang berbelanja di Pasar Youtefa Abepura karena masih banyak pedagang berjualan di sana, namun pengunjung juga harus mendukung program Pemkot, karena dibangunnya pasar baru tentu demi kenyamanan dan keamanan bersama karena bebas banjir.

 Oleh sebab itu, pemerintah tetap terus membantu pedagang di pasar baru, dengan terus melakukan sosialisi agar pengunjung juga datang berbelanja di pasar baru. 

 Sri penjual bumbu dapur dan sayur di Pasar Baru Youtefa Kotaraja mengaku, sejak pindah ke pasar baru, ia belum bisa memperoleh pendapatan yang sama pada saat berjualan di Pasar Abepura, karena masih ada pelanggannya yang belum tahu atau sudah pindah tempat beli ke pedagang lain, termasuk tempat jualan saat ini beda dengan di tempat sebelumnya karena sempit. Walaupun demikian, ia tetap berusaha tetap bertahan dalam berjualan karena ini sudah digeluti cukup lama.

 Sementara itu, Siska salah satu penjual Ikan Asar di Pasar Youtefa Abepura mengaku, walaupun sebagian pedagang sudah dipindah di pasar baru, namun tidak mempengaruhi pengunjung di Pasar Youtefa Abepura. Hal ini disebabkan karena pengunjung lebih senang belanja di pasar lama karena tempatnya luas, banyak pedagang yang berjualan sehingga segala kebutuhan bisa terpenuhi.

 Memang kendalanya jika hujan maka jalan di pasar becek dan berlumpur jadi pengunjung malas ke Pasar Youtefa Abepura. Namun jika tidak banjir pengunjung masih banyak datang ke Pasar Youtefa Abepura.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

15 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

17 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

18 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

19 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

20 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

21 hours ago