Categories: BERITA UTAMA

Soal Otsus, Biarkan Rakyat Papua yang Putuskan

Sejumlah mahasiswa Uncen saat menggelar demo damai terkait Otsus Papua di depan Audotorium Universitas Cenderawasih, Abepura,   Selasa 12/1).  ( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA-Sejumlah mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura kembali menggelar aksi demo terkait otonomi khusus (Otsus) Papua.

Dalam aksi demo yang digelar di depan Auditorium Universitas Cenderawasih di Abepura, Selasa (12/1) kemarin, mahasiswa menyuarakan agar Otsus dikembalikan kepada masyarakat Papua. Mahasiswa yang menggelar demo juga menyatakan menolak segala rancangan dan akal-akalan elit politik Papua terkait pembahasan Otsus.

Kordinator Lapangan Aksi Demo,  Rizal Seregon mengatakan, aksi yang mereka gelar ini untuk merespon pembahasan perpanjangan Otsus yang sedang dibahas DPR RI tanpa melibatkan rakyat Papua dan penuh muatan politik.

“Tidak perlu dilakukan pembahasan Otsus oleh DPR RI. Karena 100 persen keberlanjutan Otsus ditolak. Sikap kami soal Otsus di Papua, kembalikan kepada rakyat Papua untuk memutuskan. Sebagamana Pasal 77 Undang-Undang Otsus. Bukan kemauan dan akal-akalan elit politik di Papua, dengan DPR RI di Jakarta,” kata Rizal Seregon dalam orasinya. 

Senada dengan itu, Ketua Majelis Pemusyawaratan Mahasiswa (MPM) Uncen Papua, Lefis Kogoya mengatakan, sebagai mahasiswa mereka menilai bahwa upaya yang sedang dilakukan oleh DPR RI dengan eleit-elit politik di Papua dalam pembahasan Otsus jilid II, tidak sesuai dengan mekanisme undang-undang Otsus.

“Dalam undang-undang Otsus, sangat jelas disebutkan bahwa jika Otsus berakhir dan ingin Otsus dilanjutkan lagi, maka tanyakan kepada rakyat dan biarkanlah rakyat yang memutuskan. Sebagaimana Pasal 77 undang-undang Otsus itu sendiri,” tegas Lefis Kogoya, yang juga penangung jawab aksi demo kemarin.

Dikatakan, proses pembahasan Otsus di DPR RI, tidak sesuai dengan mekanisme Otsus. Untuk itu mereka dengan tegas menolak pembahasan Otsus di DPR RI.

“Kami sebagai mahasiswa, kami membawa suara rakyat. Karena rakyat tidak mungkin berani menyampaikan apa yang mereka alami kepada pemerintah dan elit-elit politik yang tenggah membahas Otsus di Jakarta. Kami mahasiswa Papua dengan tegas menyatakan menolak 100% pembahasan Otsus oleh DPR RI di Jakarta. Kembalikan kepada rakyat Papua, untuk memutuskan sebagaimana Pasal 77 tentang Otsus,” pintanya.(oel/nat)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

6 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

7 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

8 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

9 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

10 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

11 hours ago