“Kita tahu bersama wilayah tersebut banyak pos militer yang membuat masyarakat mengungsi, sebagian di besar sudah di Wamena, sementara sisa -sisa masih di hutan, kebetulan ada beberapa yang menjadi korban bencana alam sehingga kami mau masuk lakukan pencarian sulit, dan meminta bantu kepada Bupati Nduga dan juga Gubernur Papua Pegunungan,” bebernya
Ia menginginkan Militer yang ada disana tetap berada di Pos sehingga kali yuguru yang mengalir di wilayah itu bisa dijadikan sebagai tempat pencarian para korban, keluarga korban yang ada di Wamena sudah mengirim pemuda dari 3 November dan sampai di TKP 6 November karena akses jalan melalui Distrik Kuyawagi Kabupaten Lanny Jaya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…