Categories: BERITA UTAMA

Berawal dari Gedung OSIBA, Sekolah Pangreh Praja

Cikal Bakal Lahirnya Uncen, 63 Tahun Silam

JAYAPURA – Dalam suasana penuh hikmad dan rasa syukur Universitas Cenderawasih (Uncen) merayakan Dies Natalia Universitas yang ke-63. Usia 63 tahun ini adalah bukti perjalanan panjang yang penuh tantangan, pencapaian, dan kebanggaan. Adapun Dies Natalis ini dilakukan Uncen setiap tanggal, 10 Oktober setiap tahunnya. Untuk merayakan hari jadi ini Uncen telah mengadakan berbagai macam kegiatan mata lomba yang menanamkan nilai kreativitas dan kerja sama.

Dalam sambutan Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr yang diwakili oleh Wakil Rektor II Uncen, Dr. Hans Z. Kaiwai, S.E., mengatakan bahwa Puncak Perayaan Dies Natalis Universitas Cenderawasih ke-63 tahun 2025 menjadi momentum untuk mengenakan jasa dari para tokoh dan pejuang Uncen yang dimotori Prof, RR. Soegarda Purbakawatja.

Sebutnya Prof Soegarda adalah ketua Presidium atau Rektor Uncen pertama yang mempunyai semangat visi dan misi yang kuat untuk mencerdaskan putra putri yang ada di tanah Irian Jaya (Papua sekarang). “Saya berdiri disini mewakili kita semua, untuk memberikan rasa hormat yang mendalam untuk tokoh-tokoh pendiri dan generasi penerus yang telah membangun pondasi kuat bagi Universitas Cenderawasih kita ini,” ucap Hans dalam sambutannya di gedung bersejarah Uncen yaitu gedung OSIBA.

Kenangannya, universitas Cenderawasih dalam perjalanannya mengalami berbagai ujian, kepahitan dan kesulitan, namun itikat dan semangat juang para pendiri dan generasi pada lima (5) dekade lalu tidak akan pernah goyah untuk menjadikan Universitas Cenderawasih sebagai tempat pengabdian dan ladang ibadah bagi kita semua dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

6 minutes ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

1 hour ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

2 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

3 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

4 hours ago

Persipura Bisa Home Base di Luar Papua

Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…

12 hours ago