Categories: BERITA UTAMA

Isu Pemekaran Papua Utara Mulai Muncul

JAYAPURA-Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano mengatakan untuk memperpendek rentan kendali pemerintahan, maka Provinsi Papua Induk dimekarkan menjadi dua yaitu Provinsi Papua Utara. Nantinya Provinsi Papua Utara akan membawahi Kabupaten Kabupaten di Wilayah adat Saireri, meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Waropen.

“Saya sudah diskusikan ini dengan tokoh adat di wilayah Saireri, mereka antusias dengan program ini,” ujarnya saat tatap muka dengan warga Bucen II, Entrop, Sabtu (9/11).

Pemekaran Papua utara menurut BTM langkah tepat mendorong kesekahtraan masyarakat. Karena dengan begitu segala program baik  pemerintah pusat maupun daerah akan lebih terfokus sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Misalnya pembukaan lapangan pekerjaan semakin luas, pelayanan kesehatan akan mudah terjangkau, dan juga pelayanan pendidikan akan semakin terjangkau. “Dengan adanya pemekaran ini, maka masyarakat tidak lagi datang jauh jauh ke Papua induk untuk urus surat surat penting, atau kebutuhan lain uang masih dilakukan di Provinsi,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago