Categories: BERITA UTAMA

83 Atlet PON XX Positif Covid-19

JAKARTA-Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, hingga Minggu (10/10), ada 65 kasus konfirmasi positif Covid-19 pada atlet maupun official. Namun, pada Senin (11/10) jumlah itu meningkat menjadi 83 kasus.  ‘’Atletnya 72 persen (yang terkonfirmasi positif), official 23 persen, coach 1,5 persen, wasit 1,5 persen, dan di situ masuk wartawan di sana yang meliput,’’ ujarnya kemarin. 

Pria yang juga menjabat Ketua KPC-PEN itu memerinci, kasus positif Covid-19 itu terjadi pada beberapa atlet untuk cabang olahraga (cabor), seperti judo, sepatu roda, motorcross, panahan, hingga kriket.

Adapun positivity rate mencapai 1,45 persen terjadi di semua kota penyelenggaraan PON XX Papua. Baik di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Kondisi itu membuat pemerintah mendorong agar evaluasi terkait mekanisme kepulangan para atlet PON XX Papua ke daerah masing-masing. Termasuk dengan pemberlakuan karantina terpusat setelah tiba di daerah masing-masing.

Mekanisme kepulangan atlet dan official yang telah ditetapkan pemerintah yakni mereka harus melaksanakan tes PCR sejak dari keberangkatan (sebelum penerbangan) dari Papua, dan melakukan lagi tes PCR setelah tiba di bandara di daerahnya.

‘’Dan apabila terkena positif, maka akan di-treatment di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke (isolasi terpusat) selama 5 hari. Oleh karena itu, Dinkes maupun Isoter yang ada akan terus dipersiapkan sampai dengan H+5,’’ tutur Airlangga. 

Dia meminta seluruh pemda untuk sigap menyiapkan lokasi isolasi terpusat bagi atlet di daerah masing-masing. Hingga kini, sudah 30 persen atlet pulang ke daerahnya masing-masing.  ‘’Dengan mekanisme kepulangan ini, diharapkan biaya tes dan karantina ditanggung oleh pemerintah daerah dan satgas covid daerah,’’ imbuhnya. 

Untuk memperjelas dan menegaskan kembali pengaturan dan mekanisme kepulangan para peserta PON tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 akan segera melakukan review kembali dan revisi Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Penanganan Covid-19, sehingga bisa diberlakukan mulai hari Selasa 12 Oktober.

Airlangga pun menekankan agar Menpora, Kasatgas Covid-19, Asops TNI/ Polri dan Ketua Umum KONI selaku Panwasrah (Panitia Pengawas dan Pengarah), untuk tetap mengawasi pelaksanaan prokes secara ketat pada sisa pertandingan PON yang masih akan berlangsung sampai 15 Oktober. Terutama pertandingan yang berpotensi menimbulkan kerumunan penonton atau suporter, seperti Sepak Bola, Basket, Tinju, dan Voli, khususnya pertandingan final cabor Sepak Bola.

‘’Terkait pertandingan-pertandingan (tersisa) harus benar-benar diperhatikan penyelenggaraan dan penerapan prokesnya. Kemudian, tempat tinggal para atlet juga harus tetap diawasi. Dikarenakan dalam 1 kamar diisi beberapa orang atlet, maka jika ada salah satu yang terpapar, harus segera ditempatkan ke lokasi isolasi terpusat, dan teman-teman sekamarnya juga segera dites dan dilakukan tracing kontak erat,’’ jelasnya. (dee)

newsportal

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

6 hours ago

Pemprov Papua Barat Tingkatkan Status Siaga Karhutla Menjadi Waspada

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…

11 hours ago

Trafik Pelabuhan Merauke Tumbuh di Atas 10 Persen

Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…

12 hours ago

BKPSDM Provinsi Papua Pegunungan Didesak Beri Kepastian

Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…

13 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

14 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

15 hours ago