Categories: BERITA UTAMA

Memprihatinkan, Sekolah di Kampung-Kampung  OAP Masih Tutup

MERAUKE- Banyak daerah di pelosok Papua tak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah setempat. Seperti halnya di Kabupaten Merauke yang dalam beberapa tahun lagi akan menjadi provinsi Papua Selatan.

Ya, dalam kunjungan yang dilakukan anggota Komisi A DPR Kabupaten Merauke Moses Kaibu ke Kimaam, Waan, Tabonji, Kontuar, Ilwayab  dan sejumlah  distrik lainnya, selama satu bulan, dia menemukan di sejumlah distrik tersebut, pendidikan yang ada di sekolah-sekolah tersebut masih tutup alias belum ada proses belajar mengajar karena guru tidak ada di tempat tugas.

‘’Dari seluruh kampung yang saya datangi, tak satupun sekolah yang buka (operasi) karena guru tidak ada di tempat tugas. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi saya berharap ada komitmen bersama untuk kita mengangkat harkat martabat orang asli Papua khususnya di bidang pendidikan. Ini kiranya menjadi perhatian,’’ kata Moses Kaibu dalam rapat penandatangan  KUA PPAS Perubahan 2022 antara bupati dan pimpinan DPR Kabupaten Merauke,’’ Jumat (9/9).

Moses Kaibu mengharapkan, nantinya saat akan masuk sidang perubahan kalau bisa guru-guru itu sudah ada di tempat tugas. ‘’Saya harap, jangan guru di kasih dana bosnya saja.  Di kasih dana BOS tapi tidak sampai di kampung. Berarti kita membiarkan korupsi itu merajalela.  Karena apa yang diharapkan masyarakat tidak sampai. Lalu nanti yang disalahkan DPR dan pemerintah tidak bisa buat apa-apa. Ini saya sampaikan karena saya baru dari kampung-kampung. Semua kampung yang saya kunjungi sama,’’ terangnya.   

  Moses Kaibu mengungkapkan, dalam perjalanan itu dirinya melihat banyak kasus yang terjadi. Dimana ada kejadian-kejadian seperti orang baku panah. ‘’Tapi petugas keamanan tanya dia matikah tidak. Kalau mati baru kita proses. Berarti ini proses pembiaran. Minta maaf, terpaksa saya harus katakan begitu,’’ jelasnya. Ketika berada di Distrik Wan, ketika berada di pantai orang baku panah dan 3 orang terkena panah. Saat di pantai barat, 2 orang kena panah.

‘’Ketika saya di pantai barat, ada tindakan yang seharusnya tidak boleh dilakukan aparat kepada masyarakat pemilik hak ulayat. Dimana kapal-kapal memasang jaring sampai di kayu-kayu. Ini masyarakat punya wilayah menjaring. Tapi aparat mengambil tindakan dan menghukum masyarakat. Tindakan yang tidak manusiawi lagi. Kalau begitu, aparat ini tugasnya apa. Masyarakat sudah berpikir bahwa biar kita ambil tindakan sendiri,’’ jelasnya.

    Karena itu, lanjut Moses Kaibu, jika nanti ada tindakan yang dilakukan masyarakat ke aparat keamanan, itu terjadi karena hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan aparat keamanan tapi dilakukan dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dan merugikan masyarakat sendiri.

‘Contoh kasus gelembung gulama ditimbang dengan tangan dan itu luar biasa. Saya sendiri di sana dan melihat itu terjadi. Sementara harga barang tidak bisa ditawar . Ini sebenarnya sebuah pembunuhan secara perlahan-lahan dilakukan kepada kami,’’ tambahnya. (ulo/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

3 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

18 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

23 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

1 day ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago