

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey
Komnas HAM Lihat Ada Masalah yang Harus Diselesaikan
JAYAPURA – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) RI Perwakilan Papua, merespon terkait rencana Presiden Prabowo yang akan menugaskan wakilnya, Gibran Rakabuming untuk menangani persoalan di tanah Papua.
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan bahwa ini bukan hal baru dalam penanganan persoalan di tanah Papua. Sebab sebelumnya, di era Presiden SBY dibentuk Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B) dalam rangka penanganan Papua.
Lalu kemudian era Presiden Jokowi dibentuk Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), yang mana saat itu mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjadi koordinator atau yang bertanggung jawab langsung.
”Dan di era Presiden Prabowo saat ini, ia menugaskan Wapresnya dalam penanganan persoalan di tanah Papua. Ini menunjukan bahwa ada etikad baik dari pemerintah untuk memberi perhatian, baik dari aspek politik maupun kebijakan strategis di Papua,” kata Frits kepada Cenderawasih Pos, Kamis (10/7).
Komnas HAM meminta Wapres Gibran melakukan evaluasi terhadap tim yang sudah dibentuk dan bekerja selama ini. Sebab mereka memiliki banyak catatan.
”Namun dalam konsep Komnas HAM, sejak 25 tahun Otsus. Pembangunan dan pemekaran sudah berjalan, yang menjadi problem utama dari menyukseskan pembangunan adalah penyelesaian konflik kekerasan bersenjata di tanah Papua,” ujarnya.
Page: 1 2
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…