Salah satunya dari kader PDI Perjuangan sekaligus anak asli Saireri, Errych Ruamba mendesak jajaran pemerintah daerah dan legislatif untuk segera bertindak tegas. “Kepada DPRK Kabupaten Waropen, Bupati, Wakil Bupati, serta dinas terkait untuk segera memanggil pihak pengelola MBG di Waropen guna memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Errych dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Errych, penjelasan terbuka sangat krusial karena program ini menyangkut kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda Waropen, Saireri, dan Papua secara keseluruhan. Ia bahkan menegaskan, jika pihak pengelola tidak mampu memberikan pertanggungjawaban yang jelas, pemerintah harus mengambil langkah ekstrem. (il/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan…