Salah satunya dari kader PDI Perjuangan sekaligus anak asli Saireri, Errych Ruamba mendesak jajaran pemerintah daerah dan legislatif untuk segera bertindak tegas. “Kepada DPRK Kabupaten Waropen, Bupati, Wakil Bupati, serta dinas terkait untuk segera memanggil pihak pengelola MBG di Waropen guna memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Errych dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Errych, penjelasan terbuka sangat krusial karena program ini menyangkut kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda Waropen, Saireri, dan Papua secara keseluruhan. Ia bahkan menegaskan, jika pihak pengelola tidak mampu memberikan pertanggungjawaban yang jelas, pemerintah harus mengambil langkah ekstrem. (il/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…