Categories: BERITA UTAMA

Daerah Bisa Babak Belur

“Lalu idealnya Inpers Nomor 5 setelah pelantikan dimungkinkan Maret dan April, tetapi saran saya sebaiknya dokumen-dokumen perencanaan sudah disiapkan sekarang sehingga kita bisa melakukan proses atau kemudian mereka melakukan proses seperti mendahului penetapan,” sambungnya.

Dengan begitu kata Debora, bisa dilakukan proses administrasinya. Namun dengan satu pernyataan bahwa tidak boleh menuntut ganti rugi bilamana dana itu tidak tersediadengan jumlah seperti nilai yang diinginkan.

“Prinsipnya semua bisa dilakukan, sekarang teman-teman OPD sebagaimana pengelola dana infrastruktur sudah punya perencanaan yang matang, sehingga kita langsung berproses,” ucapnya.

Debora Salosa (foto:Elfira/Cepos)

Sementara itu, disinggung apakah ada kontraktor atau penyedia jasa yang curhat terkait dengan efisiensi anggaran ? Debora mengaku belum bertemu, namun di lingkungan pemerintah dan DPR efeknya cukup besar.

“Misalnya mereka memiliki janji-janji politik kepada masyarakat saat kampanye di lokasi tertentu, dimana dalam kampanye mereka akan menyiapkan sarana prasaran. Tetapi dengan pemangkasan anggaran saat ini dana itu tidak tersedia sehingga janjinya dimungkinkan tidak bisa dipenuhi, itu akan muncul ketidakpercayaan masyarakat,” tandasnya.

Sementara dampak lain juga akan dirasakan oleh  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua. OPD ini dipastikan bakal terkena imbas dari pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Kepala Dinas PUPR Papua, Amos Wenda menyebut, terjadi pemotongan Rp sekitar 250 miliar di PU. Dimana sebelumnya dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang diberikan sebesar Rp 600 miliar.

“Pemangkasan anggaran Rp 250 miliar itu terdiri dari Rp 180 miliar bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan Rp 65 miliar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK),” ucap Amos kepada wartawan, Senin (10/2).

Akibat pemangkasan ini, Amos akan mengurangi kebiasaan dengan segala kegiatan. Seperti mengurangi membangun infrastruktur di daerah-daerah, perbaikan jalan, pengaspalan dan lainnya. “Namun dikhawatirkan berdampak negatif terhadap negara, sebab tidak berkembang dalam hal pembangunan seperti jalan, jembatan, pembenahan pasar dan lainnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, untuk pembangunan ke depan kata Amos, pihaknya akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. “Tetap ada pembangunan, namun disesuaikan dengan anggaran yang ada,” tandasnya.

Ditambahkan Bupati Terpilih Kabupaten Yahukimo, Didimus Yahuli bahwa program nasional saat ini tidak jelas sebab sejatinya seluruh bupati bekerja berdasar RPJMD yang sudah disampaikan dalam visi misi.

“Kami bingung mau bekerja mulai darimana sebab  kami bekerja berdasar RPJMD namun dengan pemotongan anggaran besar-besaran dipastikan banyak yang akan terganggu dan akan menyulitkan daerah. Banyak hal yang akan mengguncang stabilitas APBD,” jelas Didimus usai menghadiri rapat paripurna DPRD Yahukimo di Hotel Ultima, Entrop tadi malam.

Ia menyampaikan jika APBD di Yahukimo dipangkas Rp 146 miliar dan itu sangat terasa sekali. “Harapan kami sebaiknya kami kelola dana BOS sehingga ada keseimbangan termasuk dana pendampingan desa yang sangat besar dihentikan saja. Ini biar antara APBN dan APBD itu seimbang. Jika ditarik dengan angka yang besar lalu ABPD DAU diberikan ke dana pendampingan desa dan BOS, BOK diberikan langsung kepada kepala puskesmas dan bendahara maka disinilah anggaran daerah sedang kacau. Yang jelas complicated sekali nantinya,” tutup Didimus. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KNPI Harus Bangkit dengan Semangat Kemerdekaan

  Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…

15 hours ago

Tugu Pendidikan Abepura Dipercantik

   Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…

16 hours ago

Prihatin Gempa di NTT, Wali Kota Ajak Warga Beri Dukungan Doa

   Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…

17 hours ago

Bikin Rusuh, BEM Uncen Ancam Blokade Kampus

   Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…

18 hours ago

Jayapura Fair Libatkan 80 Persen UMKM Lokal

  Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…

19 hours ago

Persipura Akan Hadapi Garudayaksa FC

Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…

20 hours ago