Categories: BERITA UTAMA

UMP Papua  Naik Menjadi Rp 4.285.850

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akan mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2025 yang akan disampaikan langsung oleh Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong. Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Robert Eddy Purwoko mengatakan UMP Provinsi Papua akan diumumkan secara resmi oleh gubernur sesuai dengan batas waktu yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Sebagaimana sebelumnya, pemerintah pusat telah menetapkan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen Tahun 2025. Kenaikan UMP ini berlaku 1 Januari 2025 di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

“UMP Papua naik sebesar 6,5 persen sama seperti yang diumumkan pemerintah pusat, kenaikannya sebesar Rp 200 ribu lebih,” kata Robert usai mengikuti rapat inflasi di kantor gubernur, Senin (9/12).

Robert mengaku jika kenaikan 6,5 persen sudah dirapatkan bersama dewan pengupahan, dari rapat tersebut disepakati UMP Papua naik menjadi 6,5 persen.

“Hasil perhitungan UMP Papua sudah diterima dan ditetapkan menjadi hasil sidang dewan pengupahan Provinsi Papua pada 6 Desember 2024,” ujarnya

Dijelaskan, dengan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen Tahun 2025, maka UMP Papua yang sebelumnya sebesar Rp 4.024.270 naik menjadi Rp 4.285,850 atau terjadi kenaikan Rp 261.578. Sementara untuk upah minimum sektoral di Papua tahun 2025 sebesar Rp 4.307.280 atau kenaikan sebesar Rp 21.429 (0,5 persen).

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja, Yassierli telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16/2024 tentangPengupahan. Permenaker tersebut menyatakan bahwa UMP dan Upah Minimum kabupaten/kota (UMK) 2025 naik sebesar 6,5 persen dan akan berlaku mulai 1 Januari 2025. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

56 minutes ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

2 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

6 hours ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

7 hours ago

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

23 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

24 hours ago