

Pengisian BBM di SPBU Entrop, Senin (7/10). Saat Ini Pertamina juga memberlakukan barcode. (FOTO: YOHANA/CEPOS)
JAYAPURA – Pertamina Patra Niaga memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Papua dan Maluku dalam kondisi aman. Penegasan ini disampaikan Pjs. Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Ziko Wahyudi, menanggapi adanya antrean kendaraan di beberapa SPBU di Kota Jayapura.
Ini sekaligus membantah tudingan terkait adanya akal-akalan berkaitan dengan stok BBM. “Stok BBM di Papua tidak pernah kosong. Kalau ada antrean, itu hal yang normal. Yang menjadi perhatian kami adalah jika antrean disebabkan stok habis — namun sampai saat ini, stok selalu tersedia,” ujar Ziko, Kamis (9/10).
Ia menjelaskan, tim Pertamina setiap hari melakukan pengecekan langsung di seluruh depot dan SPBU. Hasilnya, pasokan BBM tetap lancar tanpa kelangkaan.
“Suplai dari depot Pertamina ke seluruh SPBU di Papua cukup dan terpantau aman,” jelasnya. Antrean juga masih dalam batas wajar.
“Memang pada jam-jam tertentu terjadi antrean, tapi situasi masih terkendali. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengatur waktu pengisian,” ujarnya.
Salah satu langkah pengaturan dilakukan melalui surat edaran Wali Kota Jayapura, yang menetapkan waktu pengisian BBM subsidi jenis solar untuk truk dimulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIT. Kebijakan ini diambil agar tidak menimbulkan antrean panjang di jam-jam sibuk pagi hingga sore hari.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Kossay menyebut peristiwa ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi sarat makna strategis yang memunculkan beragam…
‘’Yang dia berikan kepada kami foto copy STNK. Aslinya tidak ditunjukkan. Kemudian BPKB juga tidak…
Kepada wartawan di Universitas Cenderawasih (Uncen) pada, Senin (20/1/2026) pria yang akrab disapa Pigai itu…
Nilai proyek pembangunan dermaga apung Marampa tahap IV yang tercantum dalam daftar pelaksana anggaran (DPA)…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bakal melakukan sidak terhadap perusahaan baja asal Tiongkok…