Categories: BERITA UTAMA

Disinyalir Banyak Kewarganegaraan Ganda di Wilayah Perbatasan

JAYAPURA – Kondisi geografi yang masih satu daratan antara Papua dan Papua New Guinea (PNG) indikator utama banyaknya kesamaan sosiologi, kultur dan budaya antar kedua wilayah ini. Padahal antar Papua dan PNG sudah beda kenegaraan. Meski begitu kekerabatan dan garis keturunan ternyata masih banyak yang saling berkaitan sehingga tidak heran jika ada warga PNG yang memiliki dusun di wilayah perbatasan Papua begitu juga sebaliknya.

Ini juga yang menjadi satu problem khususnya bagi pemerintah Provinsi Papua mengingat aktifitas warga PNG di Papua sering berkaitan dengan tindakan pelanggaran hukum. Tak sedikit yang akhirnya harus diamankan kemudian dideportasi karena tindakan penyelundupan atau penjualan narkoba, ganja.

Hal lain yang lebih mencengangkan adalah disinyalir banyak warga PNG yang memiliki kewarganegaraan ganda.

“Hasil penelitian kami seperti itu. Ada banyak warga PNG yang memiliki kewarganegaraan ganda,” beber salah satu akademisi Uncen, Dr Melyana Pugu didampingi Veronika Wally selaku Kabid Hubungan Kerjasama Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Papua saat ditemui di Waena, Senin (9/6).

Pembantu Dekan I Fisip Uncen, Dr Melyana Pugu

Menurut Pugu ini bisa ditemukan di wilayah perbatasan terlebih di wilayah Papua Selatan. Melyana yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Studi Indo-Pasifik Universitas Cenderawasih ini mencatat bahwa ada sejumlah dampak negatif dari keberadaan dua warga dengan kewarganegaraan ganda mengingat yang diakui di Indonesia hanyalah single nationality. “Ini bisa berbenturan hukum dengan yang diterapkan di Indonesia,” jelasnya.

“Jadi memang ada warga PNG yang ternyata memiliki KTP Indonesia. Ini tak lepas dari kedekatan sosial kultur termasuk fasilitas umum,” tambahnya. Warga PNG ini tinggal di wilayah perbatasan dan ketika membutuhkan fasilitas umum seperti rumah sakit atau pasar ternyata lebih dekat jika ke Indonesia dibanding harus ke negaranya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

17 minutes ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

1 hour ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

2 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

5 hours ago

Satpol PP Papua Susun SOP Penegakan Perda dan Perkada

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…

6 hours ago

Satgas Damai Cartenz Bagikan 500 Tas Sekolah untuk Siswa SD di Mimika

Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…

7 hours ago