Sementara salah satu akademisi Uncen, Yehuda Hamokwarong menjelaskan bahwa beberapa faktor penyebab terjadinya banjir. Mulai dari faktor fisik seperti curah hujan, topografi, hingga drainase. Selain itu perilaku kesadaran masyarakat terhadap sampah. “Bulan Maret merupakan puncak musim hujan dengan intensitas tinggi dan harus diwaspadai pemerintah dan masyarakat.
Bentuk topografi dan daerah aliran sungai mempercepat debit banjir terkonsentrasi pada ledok genangan banjir seperti di permukiman Organda Kelurahan Heram, Pasar Youtefa, dan PTC Entrop,” wanti Dosen Geografi Uncen ini. Demikian juga masih terjadi pendangkalan draisase dan aliran sungai dengan lumpur dan sampah. “Harusnya kesadaran masyarakat terdahap dampak sampah harus terus dibangun agar musim penghujan seperti ini tidak berdampak parah jika terjadi banjir sebab dimana-mana jika air meluap isinya hanya sampah,” tutupnya (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
‘’Untuk anak tidak sekolah ini, kita dorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten,…
Mathius mengatakan, kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua. "Oleh…