Sementara salah satu akademisi Uncen, Yehuda Hamokwarong menjelaskan bahwa beberapa faktor penyebab terjadinya banjir. Mulai dari faktor fisik seperti curah hujan, topografi, hingga drainase. Selain itu perilaku kesadaran masyarakat terhadap sampah. “Bulan Maret merupakan puncak musim hujan dengan intensitas tinggi dan harus diwaspadai pemerintah dan masyarakat.
Bentuk topografi dan daerah aliran sungai mempercepat debit banjir terkonsentrasi pada ledok genangan banjir seperti di permukiman Organda Kelurahan Heram, Pasar Youtefa, dan PTC Entrop,” wanti Dosen Geografi Uncen ini. Demikian juga masih terjadi pendangkalan draisase dan aliran sungai dengan lumpur dan sampah. “Harusnya kesadaran masyarakat terdahap dampak sampah harus terus dibangun agar musim penghujan seperti ini tidak berdampak parah jika terjadi banjir sebab dimana-mana jika air meluap isinya hanya sampah,” tutupnya (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…
Petugas membuntuti TN sejak dari pos penyekatan di wilayah Kwamki Narama sebelum akhirnya menyergap pelaku…
Tuntutan para pendemo tersebut sama dengan aksi demo sebelumnya yang menolak Program Strategis Nasional serta…