Sementara salah satu akademisi Uncen, Yehuda Hamokwarong menjelaskan bahwa beberapa faktor penyebab terjadinya banjir. Mulai dari faktor fisik seperti curah hujan, topografi, hingga drainase. Selain itu perilaku kesadaran masyarakat terhadap sampah. “Bulan Maret merupakan puncak musim hujan dengan intensitas tinggi dan harus diwaspadai pemerintah dan masyarakat.
Bentuk topografi dan daerah aliran sungai mempercepat debit banjir terkonsentrasi pada ledok genangan banjir seperti di permukiman Organda Kelurahan Heram, Pasar Youtefa, dan PTC Entrop,” wanti Dosen Geografi Uncen ini. Demikian juga masih terjadi pendangkalan draisase dan aliran sungai dengan lumpur dan sampah. “Harusnya kesadaran masyarakat terdahap dampak sampah harus terus dibangun agar musim penghujan seperti ini tidak berdampak parah jika terjadi banjir sebab dimana-mana jika air meluap isinya hanya sampah,” tutupnya (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…