Categories: BERITA UTAMA

Warga Mulai Mengungsi, Korban Jiwa dan Luka Bertambah

WAMENA-Bentrok antara dua kelompok warga asal Kabupaten Lanny Jaya dan Nduga di Kampung Wesakma, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (9/1), sejumlah warga Wouma khususnya perempuan dan anak-anak mulai mengungsi ke tempat yang aman.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Muh. Safei  A.B., SE., menyebutkan bentrok antar dua kelompok warga ini yang mulai terjadi Minggu (9/1) sekira pukul 14.55 WIT., dimana keluarga korban Sibelu Gwijangge bergerak dari arah Ilekma menuju Wouma melalui pinggir Kali Uwe dan Walesi. Aksi saling serang menggunakan alat perang tradisional berupa panah, parang dan batu mengakibatkan bertambahnya korban jiwa dan luka-luka.

“Personel Polres Jayawijaya dibackup personel Brimob dan TNI yang dipimpin Wakapolres, berhasil memukul mundur kedua kelompok yang terlibat bentrok. Namun dalam bentrok tersebut, satu warga kembali dilaporkan meninggal dunia atas nama Luwok Heluka (40). Sementara korban luka ada 35 orang yang dilarikan ke RSUD Wamena,” ungkap Kapolres Safei, Senin (10/1).

Selain korban meninggal dan luka-luka bertambah, Kapolres Safei menyebutkan rumah dan honai yang dibakar juga bertambah. Menurut Safei sudah ada 40 rumah dan honai yang dibakar.

“Ada juga dua unit mobil dan 10 sepeda motor yang dibakar. Sampai dengan Senin pagi, situasi masih memanas lantaran, kedua kelompok saling menjaga. Akibatnya, sekira 100-an warga yang terdiri dari perempuan dan anak-anak mengungsi ke tempat yang aman,” pungkasnya.

Secara terpisah, Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE., M.Si., memastikan jika sampai dengan Senin (10/1) sore Pemkab Jayawijaya belum mendapatkan laporan berapa banyak warga di Distrik Wouma yang mengungsi sementara waktu.

Bupati Jhon Banua juga menyatakan akan memberikan bantuan kepada warga Wouma yang rumahnya dibakar kemarin, khususnya untuk bahan makanan.

“Untuk pengungsi kita belum dapat laporan berapa banyak yang pergi ke tempat aman yang dekat dengan kampung mereka. Tetapi kalau situasi sudah dikendalikan seperti ini, maka kita akan panggil kembali mereka,” jelasnya, Senin (10/1).

Ia juga memastikan setelah bertemu dengan warga di Wouma dan mengakui ada rumah warga Jayawijaya yang dibakar. Untuk itu, yang paling dibutuhkan saat ini adalah makanan dan sehingga sore kemarin Pemkab Jayawijaya juga pemerintah akan menggeser bahan makanan kepada korban warga yang rumahnya terbakar.

“Saya tidak bantu warga yang bentrok ya. Bantuan ini saya geser bagi warga yang terdampak dari bentrokan ini  sehingga jangan disalah artikan,” tegasnya.

 Sementara itu dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lapangan, hingga Senin (10/1) sore kemarin sudah tidak ada bentrok antara warga lagi. Kedua kubu yang terlibat bentrok hanya berkumpul di tempat masing-masing. Sebab 3 bupati di wilayah Lapago yaitu Bupati Nduga Wentius Nimiangge, Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom dan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua sudah turun langsung. (jo/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

17 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

18 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

18 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

19 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

20 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

24 hours ago