

Fransiskus Kamijay, S.STP
MERAUKE– Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay menyampaikan bahwa Kabupaten Merauke yang terus berkembang apalagi saat ini menjadi ibukota Provinsi Papua Selatan membuat banyak orang yang datang untuk mencari pekerjaan maupun pengkehidupan yang lebih layak. Namun pekerjaan tersebut ada yang halal dan ada juga yang tidak halal.
‘’Untuk rumah-rumah kost maupun hotel, banyak yang diindikasikan disalahgunakan. Mohon maaf disitu banyak yang menggunakan aplikasi Michat untuk bagaimana untuk melakukan transaksi seksual komersial,’’ kata Fransiskus Kamijay, Jumat (7/11).
Terhadap penginapan maupun hotel yang diindikasikan banyak digunakan untuk transkasi hubungan seks komersial tersebut, Fransiskus Kamijay mengaku masih terus melakukan pengecekan.
‘’Karena ketika kita masuk melakukan penindakan, paling tidak kita harus menemukan barang bukti yang jelas untuk penindakan,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…